
Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) secara resmi mengumumkan telah mengakuisisi sebagian saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Pengumuman ini memicu pertanyaan mengenai komposisi pemegang saham GOTO terkini, terutama setelah masuknya investor baru ini. Data terkini dari RTI Business menunjukkan bahwa mayoritas saham GOTO, sebesar 76,61%, masih dipegang oleh publik dalam bentuk non-warkat (scripless).
Posisi kedua terbesar ditempati oleh SVF GT Subco Pte. Ltd. dengan kepemilikan 7,65%, diikuti oleh Taobao China Holding Limited yang menguasai 7,43% saham. Selain dua entitas besar tersebut, kepemilikan saham GOTO tersebar di berbagai institusi, termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perusahaan terbuka yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dalam daftar pemegang saham publik di bawah 5%, terdapat beberapa nama signifikan. PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), anak usaha dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), memiliki porsi 1,99%, setara dengan sekitar 23,7 miliar saham GOTO. Tidak ketinggalan, PT Astra International Tbk (ASII) juga tercatat sebagai pemegang saham dengan kepemilikan 1,56%, yang mewakili sekitar 18,2 miliar saham GOTO.
Sementara itu, BPI Danantara sendiri menyatakan bahwa porsi kepemilikannya berada di bawah 1%. Kehadiran Danantara sebagai investor baru ini menambah dinamika dalam struktur kepemilikan GOTO.
Berikut adalah rincian pemegang saham GOTO dengan kepemilikan di bawah 5%:
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk – 3,14%
- UBS AG Hong Kong – 2,68%
- Tencent Mobility Limited – 2,48%
- Google Asia Pacific Pte. Ltd. – 2,48%
- Peak XV Partners GoTo Investment Holdings – 2,42%
- GoTo Peopleverse Fund – 2,39%
- PT Saham Anak Bangsa – 2,26%
- PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) – 1,99%
- Capret (SG) Pte. Ltd. – 1,98%
- PT Astra International Tbk – 1,56%
- Peak XV Partners Investments IV – 1,53%
- WP Investments VI B.V. – 1,46%
- Citibank Hong Kong S/A Bhinneka Holdings Limited – 1,43%
- Platinum Orchid B 2018 RSC Limited – 1,28%
- PT Provident Capital Indonesia – 1,25%
- William Tanuwijaya – 1,24%
- Morgan Stanley & Co International Plc – 1,22%
- CGS International Securities Singapore Pte. Ltd. – 1,09%
Perubahan kecil dalam komposisi pemegang saham ini, meskipun kecil dari sisi persentase, menunjukkan minat yang terus berlanjut dari berbagai institusi terhadap prospek jangka panjang GOTO. Analis pasar akan terus memantau bagaimana pergerakan saham GOTO akan dipengaruhi oleh masuknya BPI Danantara dan dinamika kepemilikan saham lainnya di masa mendatang.











