
BNN Jakarta Utara menggelar pelatihan potong rambut bagi pemuda di Tanjung Priok, sebuah inisiatif ganda yang bertujuan untuk membekali mereka dengan keterampilan profesional sekaligus menjadi benteng pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini, yang berlangsung di Kantor Lurah Tanjung Priok pada Kamis (21/5/2026), dihadiri oleh puluhan peserta dari kalangan remaja hingga pemuda usia produktif. Pelatihan ini bukan sekadar mengajarkan teknik memangkas rambut, tetapi lebih luas lagi, merupakan bagian integral dari upaya pembinaan pemuda di wilayah yang dikenal memiliki kerawanan narkoba.

Dalam sesi pelatihan yang intensif, para peserta diajarkan berbagai teknik dasar barber, mulai dari membuat gradasi rambut yang presisi, pembentukan garis potongan yang rapi, hingga penggunaan alat cukur secara aman dan efektif. Instruktur tidak hanya memberikan teori, tetapi juga simulasi praktik langsung untuk memastikan pemahaman dan kemampuan para peserta. Keberhasilan pelatihan ini terlihat dari antusiasme peserta yang saling berbagi pengalaman dan berlatih bersama, menciptakan suasana yang akrab dan mendukung.

Kepala BNN Jakarta Utara menjelaskan bahwa penyediaan keterampilan seperti ini merupakan langkah preventif yang strategis untuk menjauhkan generasi muda dari jerat narkotika. Dengan memiliki keahlian yang dapat menghasilkan pendapatan, pemuda diharapkan memiliki aktivitas yang produktif dan positif, sehingga mengurangi potensi mereka untuk terjerumus ke dalam lingkungan negatif atau terlibat dalam aktivitas yang berkaitan dengan narkoba. Profesi tukang cukur, khususnya, dinilai memiliki potensi usaha yang menjanjikan dan dapat dijalankan secara mandiri, memberikan peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi para lulusan.

Tanjung Priok sendiri merupakan salah satu wilayah yang menjadi prioritas pengawasan peredaran narkotika di Jakarta Utara. Padatnya permukiman penduduk dan tingginya aktivitas ekonomi serta sosial di kawasan ini seringkali menjadi tantangan tersendiri dalam upaya pemberantasan narkoba. Oleh karena itu, program pemberdayaan masyarakat seperti pelatihan keterampilan ini dianggap sangat penting untuk membangun ketahanan sosial dan ekonomi di kalangan pemuda.

Melalui pelatihan ini, BNN tidak hanya berupaya menciptakan tenaga kerja terampil di bidang tata rambut, tetapi juga membuka peluang kerja baru dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Diharapkan, program ini dapat menjadi model pembinaan berkelanjutan yang efektif di wilayah-wilayah rawan narkoba lainnya, serta membantu membangun masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda Indonesia. Keberhasilan program ini juga didukung oleh suasana interaksi sosial yang positif antar peserta, yang semakin memperkuat ikatan komunitas dan rasa saling mendukung dalam perjalanan mereka. Pelatihan ini menegaskan komitmen BNN dalam pendekatan yang holistik, menggabungkan upaya penindakan dengan program pencegahan dan rehabilitasi yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat.











