BKI Perkuat Standar Keselamatan Energi di OTC Asia 2026

Budi Santoso

BKI Perkuat Standar Keselamatan Energi di OTC Asia 2026

PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI turut serta dalam forum bergengsi Offshore Technology Conference (OTC) Asia 2026 yang diselenggarakan di Kuala Lumpur Convention Center, Malaysia. Kehadiran BKI dalam konferensi internasional ini menegaskan komitmen kuat perusahaan dalam mendorong peningkatan standar keselamatan dan keberlanjutan di sektor energi, khususnya minyak dan gas, baik di tingkat nasional maupun global.

Dalam forum yang dihadiri lebih dari 25.000 profesional dari 89 negara ini, BKI tidak hanya memamerkan kapabilitasnya, tetapi juga secara aktif berkontribusi dalam diskusi ilmiah. Salah satu kontribusi penting yang disajikan adalah hasil riset pengembangan aturan untuk sistem Single Point Mooring (SPM) pada fasilitas yang telah beroperasi. Riset inovatif ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara BKI, SKK Migas, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Tujuan utama dari riset ini adalah untuk meningkatkan aspek keselamatan aset migas serta memitigasi risiko lingkungan yang mungkin timbul. Secara spesifik, riset ini berfokus pada potensi tumpahan minyak yang dapat terjadi akibat kegagalan sistem SPM, terutama selama proses pemuatan dan pembongkaran minyak dan gas. Temuan riset ini diharapkan dapat menjadi masukan berharga dalam penyusunan aturan dan standar yang lebih komprehensif untuk sistem SPM, khususnya yang telah terpasang dan beroperasi.

Delegasi BKI yang memimpin presentasi dan diskusi ini terdiri dari para profesional yang mumpuni. Eko Maja Priyanto, Senior Manager Pemasaran Offshore Klas Cabang Utama Klas Tanjung Priok, memimpin delegasi BKI. Ia didukung oleh Koordinator Perkapalan dan Kemaritiman SKK Migas, Willy Yuniar, serta Prof. Ir. Eko Budi Djatmiko, seorang Guru Besar terkemuka dari Fakultas Teknologi Kelautan ITS.

Baca Juga :  Wisnas Turun Drastis April 2026, Wisnus Tetap Naik Kumulatif

Riset yang dipresentasikan secara langsung oleh Hafizh Muhammad Naufal Shidqi, Delegasi BKI, berjudul "Evaluating The Dynamic Behaviors of Offloading Arrangement Variations on Existing Single Point Mooring Structure to Improve the Safety Assurance of Classification Society". Kajian ini secara mendalam menganalisis variasi perilaku dinamis dari pengaturan pemuatan dan pembongkaran pada struktur Single Point Mooring yang sudah ada. Fokusnya adalah pada proses kritis pemuatan dan pembongkaran minyak dan gas, di mana risiko lingkungan seperti tumpahan minyak menjadi perhatian utama. Dengan demikian, riset ini secara langsung berkontribusi pada upaya peningkatan jaminan keselamatan dalam klasifikasi masyarakat.

Selain kesempatan presentasi riset yang prestisius, OTC Asia 2026 juga menjadi platform yang sangat efektif bagi BKI untuk memperluas jejaring profesionalnya. Perusahaan memanfaatkan forum ini untuk menjalin diskusi mendalam dengan berbagai perusahaan energi internasional terkemuka. Di antara mitra diskusi tersebut adalah Yinson Holdings Berhad, Eni S.p.A., dan Petronas. Interaksi ini membuka peluang kolaborasi baru dan pertukaran pengetahuan yang sangat berharga untuk pengembangan industri energi di masa depan.

Kehadiran BKI di OTC Asia 2026 tidak hanya sekadar partisipasi, melainkan sebuah penegasan atas komitmen perusahaan yang tak tergoyahkan untuk secara aktif berperan dalam mendorong peningkatan standar keselamatan dan praktik keberlanjutan di seluruh lini sektor minyak dan gas. Kontribusi BKI diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan, tidak hanya di kancah nasional tetapi juga di panggung global, sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi badan klasifikasi terkemuka di dunia.

Baca Juga :  Bank bjb Raih Penghargaan Terbanyak Perluasan QRIS di Ajang Digital Jawara

Also Read

Tinggalkan komentar