Anggaran MBG 2026 Dipangkas, BGN Tegaskan Efisiensi Dana

Budi Santoso

Anggaran MBG 2026 Dipangkas, BGN Tegaskan Efisiensi Dana

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah melakukan penyesuaian pagu anggaran untuk program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Anggaran yang sebelumnya direncanakan sebesar Rp335 triliun kini ditetapkan menjadi Rp268 triliun. Penyesuaian ini dilakukan sesuai dengan instruksi presiden demi memastikan pengelolaan dana program MBG yang lebih efektif dan efisien. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi pemangkasan anggaran ini sebesar Rp67 triliun dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Mei 2026.

Namun, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan klarifikasi bahwa tidak terjadi pemangkasan anggaran MBG pada tahun ini. Menurut Dadan, sejak awal, kebutuhan anggaran yang ditetapkan untuk program MBG adalah sebesar Rp268 triliun, bukan Rp335 triliun. "APBN BGN 2026 sebesar Rp268 triliun. Rp67 triliun adalah dana cadangan," jelasnya saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut, Dadan menjelaskan bahwa angka Rp335 triliun yang selama ini diketahui publik berasal dari Dana Standby BA BUN (Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara). Dana tersebut dikeluarkan dari kebijakan presiden sebagai dana cadangan sebesar Rp67 triliun. Alokasi APBN sebesar Rp268 triliun yang dikelola BGN sebagian besar, yaitu 93 persen, dialokasikan untuk Bantuan Pemerintah dalam program MBG.

"Anggaran berbasis undang-undang APBN, BGN mendapatkan anggaran sebesar Rp268 triliun. Jadi kalau ada yang menyampaikan bahwa kita memiliki anggaran Rp335 triliun itu tidak benar," tegas Dadan dalam keterangannya. Ia menambahkan bahwa anggaran ini akan digunakan untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Dari total Rp249 triliun yang dialokasikan untuk operasional, 70 persennya akan digunakan untuk pembelian bahan baku makanan bergizi. Sisanya, 20 persen, akan dialokasikan untuk biaya operasional lainnya, termasuk listrik, sewa kendaraan, dan gaji para relawan yang bertugas.

Baca Juga :  Buruh Indomaret Demo Tuntut Upah Lembur, Menaker Belum Dapat Laporan

Petugas SPPG dilaporkan telah melaksanakan pengantaran paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) di MTs Negeri 39 Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026, sebagai bagian dari implementasi program ini. Penyesuaian anggaran ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan dan memastikan program MBG menjangkau lebih banyak penerima manfaat dengan kualitas yang terjaga. Pemerintah berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan mengoptimalkan setiap program yang dijalankan demi kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi bagi anak-anak.

Also Read

Tinggalkan komentar