
Dalam sebuah forum diskusi di Bandung, Ryan menekankan bahwa BI sebenarnya telah menjalankan tugasnya sesuai koridor kebijakan moneter, namun intervensi pasar saja tidak akan cukup jika tidak didukung oleh kebijakan sektoral dari pemerintah. Kondisi pelemahan rupiah ini seringkali dipicu oleh faktor eksternal yang masif, seperti kebijakan suku bunga tinggi dari bank sentral AS yang membuat investor cenderung mengalihkan aset mereka ke dalam bentuk dolar sebagai instrumen aman atau safe haven. Ketika permintaan terhadap dolar meningkat tajam karena ketidakpastian global, rupiah secara otomatis mengalami tekanan jual yang hebat. Ryan menggarisbawahi bahwa fenomena ini mencerminkan berkurangnya kepercayaan pasar terhadap rupiah, sehingga dibutuhkan sebuah "orkestrasi" kebijakan yang apik untuk memulihkan sentimen positif tersebut.
Pemerintah melalui kementerian terkait harus mampu meyakinkan para pelaku usaha dan investor global bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kokoh melalui eksekusi kebijakan yang konsisten. Peran pemerintah mencakup pengelolaan neraca perdagangan yang sehat, pemberian insentif bagi para eksportir agar bersedia memarkirkan Devisa Hasil Ekspor (DHE) di dalam negeri, serta menjaga iklim investasi agar aliran modal asing tetap masuk. Jika koordinasi lintas instansi ini berjalan harmonis, pasar akan melihat adanya kepastian ekonomi yang nyata, yang pada gilirannya akan mendorong kepercayaan investor untuk kembali mengoleksi rupiah.
Ryan menambahkan bahwa meyakinkan pasar adalah tentang pembuktian bahwa kebijakan pemerintah berada pada jalur yang benar atau on the track. Tanpa adanya market confidence, intervensi cadangan devisa sebesar apa pun akan sulit membuahkan hasil yang permanen. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya ekstra untuk mengomunikasikan strategi ekonomi nasional guna mencegah dampak inflasi impor yang dapat membebani industri manufaktur dan menaikkan harga barang di tingkat konsumen. Semua pihak harus bergerak serentak agar rupiah tidak terus terpuruk dan kepercayaan pasar global tetap terjaga.











