Manggarai Jadi CBD Baru Jakarta, Mirip SCBD

Budi Santoso

Manggarai Jadi CBD Baru Jakarta, Mirip SCBD

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI berencana mengubah kawasan Manggarai seluas 62 hektare menjadi pusat bisnis (CBD) baru di Jakarta, meniru konsep Sudirman Central Business District (SCBD). Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan bahwa pengembangan ini akan mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD), mengintegrasikan transportasi publik, kawasan komersial, pusat bisnis, fasilitas olahraga, dan area hiburan. Berbeda dengan pengembangan sebelumnya yang hanya berfokus pada hunian vertikal, Manggarai akan memiliki beragam fasilitas yang lengkap.

Arahan pengembangan ini datang langsung dari Presiden Prabowo Subianto, yang juga meminta adanya pembangunan convention hall dan hotel bintang lima di kawasan tersebut. "Bapak presiden berpesan kepada saya, tolong itu didesain menjadi CBD Jakarta yang kedua, yang di situ kalau perlu itu ada convention hall bintang lima, ya, hotel bintang lima, dan kawasan leisure yang bintang lima juga," ujar Bobby.

KAI akan memulai pembangunan hunian layak dan murah di kawasan Stasiun Manggarai pada Juli 2026 melalui anak usahanya, PT KA Properti Manajemen. Proyek ini ditargetkan selesai pada akhir 2027. Direktur Komersial PT KA Properti Manajemen, Endiyanto, merinci bahwa hunian akan dibangun di atas lahan seluas 2,1 hektare dengan konsep hunian vertikal setinggi 24 lantai yang terdiri dari tujuh tower.

Blok G akan menyediakan 1.210 unit hunian untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan Masyarakat Berpenghasilan Tertentu (MBT) dengan tipe unit 36 dan 45. Harga untuk tipe MBR akan dimulai dari Rp 500 juta hingga Rp 630 juta untuk luasan 45 meter persegi. Sementara itu, Blok F akan menawarkan 3.432 unit hunian dengan konsep yang lebih premium.

Baca Juga :  BRI KPR Solusi Permudah Miliki Properti Lelang & Non-Lelang

Dalam proses pengembangannya, KAI menggandeng sejumlah BUMN untuk memastikan ketersediaan fasilitas pendukung seperti pasokan listrik, air bersih, gas bumi, dan internet. "Harapannya, kawasan ini dibangun seramah dan se-homey mungkin dengan fasilitas seperti sarana olahraga dan area komunal," tambah Endiyanto, menekankan komitmen KAI untuk menciptakan lingkungan hunian yang nyaman dan terintegrasi. Pengembangan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai kawasan Manggarai, tetapi juga menyediakan solusi hunian yang terjangkau dan fasilitas perkotaan yang memadai bagi masyarakat.

Also Read

Tinggalkan komentar