
Pengguna kendaraan listrik (EV) kini semakin dimudahkan dalam mengakses fasilitas pengisian daya berkat perluasan jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Pada Rabu (20/5), PT PLN (Persero) meresmikan SPKLU Center Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang menjadi SPKLU ke-5.000 di Indonesia, menandai tonggak penting dalam percepatan elektrifikasi transportasi. Kehadiran SPKLU Center ini disambut baik oleh Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Fredy Setiawan, yang menilai fasilitas ini akan memperkuat kepercayaan masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik yang efisien, modern, dan ramah lingkungan.
Fredy Setiawan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan PLN dalam mengedukasi masyarakat serta memperkuat ekosistem kendaraan listrik. "Nanti kami undang PLN untuk bisa bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat. SPKLU ini juga menjadi sarana edukasi, nanti ke depan akan kita sosialisasikan ke tiap kecamatan dan kelurahan. Lewat kerja sama dengan PLN, kita harapkan lebih banyak lagi masyarakat yang mau beralih ke kendaraan listrik," ujarnya.
Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur SPKLU secara masif merupakan wujud komitmen PLN dalam menyediakan layanan pengisian daya yang andal dan nyaman bagi pengguna EV. Dengan 5.000 SPKLU yang tersebar di 3.162 titik lokasi di seluruh Indonesia, pengguna kendaraan listrik tidak perlu lagi khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan. Data PLN menunjukkan bahwa rata-rata antrean di SPKLU secara nasional hanya 1,3 kendaraan per konektor per hari, menunjukkan ketersediaan yang memadai.
Adi Priyanto juga menambahkan bahwa berdasarkan data transaksi PLN hingga April 2026, sekitar 66 persen pengisian daya kendaraan listrik dilakukan di rumah melalui layanan home charging services (HCS). Sisanya, 34 persen, memanfaatkan SPKLU untuk kebutuhan mobilitas di luar rumah, terutama untuk perjalanan jarak jauh dan pengisian daya cepat.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menjelaskan bahwa pertumbuhan SPKLU di wilayah Jakarta dan sekitarnya terus dioptimalkan untuk mengimbangi pesatnya perkembangan kendaraan listrik di ibu kota. "Dengan hadirnya SPKLU Center kelima di Jakarta, kami ingin meyakinkan masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya, tidak perlu ragu dan khawatir untuk beralih ke kendaraan listrik sebagai solusi mobilitas sehari-hari," tegas Andy.
SPKLU Center Tanjung Priok dilengkapi dengan fasilitas canggih, meliputi 8 unit Ultra Fast Charging, 1 unit Medium Charging, serta dukungan untuk kendaraan roda dua berupa 2 unit SPKLU Roda Dua dan 2 unit Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU). Fasilitas ini melengkapi SPKLU Center yang sudah beroperasi sebelumnya di Bulungan, Menteng, Rest Area Cibubur KM 10,6 Tol Jagorawi, dan Sakura Garden City Jakarta Timur. Hingga saat ini, PLN bersama mitra telah mengoperasikan total 724 unit SPKLU di 405 lokasi di DKI Jakarta.
Untuk semakin memudahkan pengguna kendaraan listrik, PLN juga menghadirkan layanan Electric Vehicle Digital Services (EVDS) melalui aplikasi PLN Mobile. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat dengan mudah menemukan lokasi SPKLU terdekat, merencanakan rute perjalanan, hingga memantau antrean pengisian daya secara real time. Dengan dukungan infrastruktur yang terus berkembang dan layanan digital yang terintegrasi, PLN optimis kendaraan listrik akan semakin banyak diadopsi dan menjadi bagian dari gaya hidup hijau masyarakat Indonesia.











