WIKA Kejar Target Sekolah Rakyat Banyumas, Progres 65,58%

Budi Santoso

WIKA Kejar Target Sekolah Rakyat Banyumas, Progres 65,58%

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah untuk pemerataan akses pendidikan berkualitas melalui percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Banyumas. Hingga 19 Mei 2026, progres pembangunan sekolah ini telah mencapai angka signifikan sebesar 65,58%, dengan target penyelesaian yang semakin dekat, yaitu pada 20 Juni 2026. Berbagai tahapan krusial kini tengah digalakkan di lapangan, meliputi pekerjaan finishing yang mendetail, pemasangan atap genteng yang kokoh, instalasi sistem mechanical, electrical, and plumbing (MEP) yang kompleks, serta penataan infrastruktur dan lanskap lingkungan sekolah.

Corporate Secretary PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Ngatemin, menegaskan bahwa WIKA mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki secara optimal guna memastikan penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat Banyumas sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Prioritas utama tetap pada menjaga kualitas setiap detail pekerjaan dan memastikan keselamatan kerja seluruh elemen yang terlibat. Berbagai strategi inovatif dan efisien diterapkan untuk mengakselerasi pembangunan. Ini termasuk optimalisasi penggunaan tenaga kerja yang lebih terarah, percepatan pengadaan dan kedatangan material, serta penerapan sistem kerja 24 jam yang dibagi dalam dua shift.

Lebih lanjut, Ngatemin menjelaskan bahwa penyesuaian metode kerja menjadi kunci utama percepatan, khususnya pada pekerjaan dinding. Penggunaan material precast dipilih untuk meningkatkan efisiensi dan kecepatan tanpa mengorbankan kualitas. "Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, seperti potensi perubahan desain dan kondisi cuaca yang cenderung hujan, WIKA tetap teguh memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai standar mutu tertinggi dan keselamatan kerja," ujar Ngatemin. Penerapan protokol keselamatan yang ketat seperti safety & quality induction, Safety Morning Talk (SMT) harian, Tool Box Meeting (TBM) harian, serta penambahan personel khusus untuk quality control dan HSE di lapangan, menjadi bukti komitmen WIKA.

Baca Juga :  Ekonomi RI Tumbuh 5,61% di Awal 2026, Tertinggi Sejak Kuartal I-2025

Harapan besar disematkan pada pembangunan Sekolah Rakyat Banyumas ini, yaitu dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat, terutama dalam upaya pemerataan akses terhadap pendidikan yang berkualitas. Diharapkan sekolah ini akan menjadi sarana penting dalam mencetak sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing. Untuk mendukung percepatan penyelesaian proyek ini, WIKA tidak hanya fokus pada perubahan metode kerja, tetapi juga mempercepat kedatangan material finishing dan MEP, menambah jumlah tenaga kerja, serta mengoptimalkan sistem kerja 24 jam.

Pembagian jam kerja yang cerdas, yakni mulai dari pukul 08.00 hingga 22.00 WIB untuk shift pertama, dan dilanjutkan dengan shift kedua dari pukul 19.00 hingga 06.00 WIB, memungkinkan pekerjaan berjalan tanpa henti. Saat ini, pembangunan Sekolah Rakyat Banyumas didukung oleh total 1.011 tenaga kerja yang berdedikasi. Sebagian besar material utama telah berhasil dikirim dan ditempatkan di gudang sementara yang berlokasi strategis di dekat area proyek. Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran distribusi material dan kelancaran pelaksanaan seluruh kegiatan konstruksi di lapangan.

Dalam setiap tahapan pelaksanaannya, WIKA secara konsisten memperkuat pengawasan terhadap kualitas pekerjaan. Selain itu, aspek Health, Safety, and Environment (HSE) juga menjadi perhatian utama sejak awal proyek dimulai. Tujuannya adalah untuk memastikan seluruh proses konstruksi berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan standar operasional perusahaan yang ketat. Dengan berbagai upaya percepatan yang telah dan terus dilakukan, WIKA optimis bahwa pembangunan Sekolah Rakyat Banyumas akan selesai tepat waktu. Hal ini akan memungkinkan sekolah tersebut segera dimanfaatkan oleh masyarakat, menjadi fasilitas pendidikan yang vital dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Baca Juga :  Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi Lagi Hari Ini

Also Read

Tinggalkan komentar