
Shopee meluncurkan inisiatif strategis untuk mendongkrak daya beli dan mendukung pelaku usaha lokal di Indonesia. Di tengah tantangan ekonomi yang memengaruhi minat belanja konsumen, perusahaan e-commerce terkemuka ini mengalokasikan dana signifikan untuk memberikan voucher khusus bagi toko yang menjual 100% produk lokal. Alokasi ini menunjukkan komitmen Shopee untuk memastikan keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis UMKM lokal di era digital.
Sepanjang tahun 2025, Shopee telah menganggarkan sekitar Rp165 miliar yang akan disalurkan dalam bentuk voucher dan berbagai insentif promosi lainnya. Angka ini akan terus bertambah di tahun berikutnya, di mana pada periode Januari hingga Mei 2026 saja, Shopee Indonesia telah menggelontorkan lebih dari Rp100 miliar untuk berbagai jenis voucher. "Dukungan yang konsisten dan relevan menjadi kunci penting agar usaha lokal dapat terus berkembang dan berdaya saing di tengah pertumbuhan ekonomi digital yang semakin cepat," ujar Radynal Nataprawira, Deputy Director of Public Affairs Shopee.
Radynal menjelaskan bahwa pemberian voucher terbukti efektif dalam meningkatkan minat beli konsumen dan memperbesar peluang transaksi. "Kami melihat dukungan promosi dalam bentuk voucher memberikan dampak nyata dalam membantu meningkatkan minat beli konsumen dan memperbesar peluang transaksi. Berangkat dari efektivitas tersebut, Shopee menghadirkan Voucher Akselerasi Usaha Lokal sebagai bentuk dukungan tambahan bagi Penjual dengan 100% produk lokal agar dapat berkembang lebih berkelanjutan," tambahnya.
Melalui program Voucher Akselerasi Usaha Lokal, setiap toko yang memenuhi kriteria akan secara otomatis menerima voucher senilai Rp500.000. Voucher ini dapat langsung digunakan untuk menarik pembeli saat bertransaksi. Pemberian voucher ini akan dilakukan secara rutin setiap tanggal 17 pada bulan berikutnya, sebuah strategi yang dirancang untuk menjaga momentum dan terus mendorong pertumbuhan penjualan produk lokal.
Pentingnya voucher sebagai alat promosi di platform e-commerce tidak dapat diabaikan. Sebuah studi dari lembaga riset independen Baymard menunjukkan bahwa sekitar 70% keranjang belanja online secara global tidak berakhir pada transaksi. Dalam konteks ini, pemberian voucher atau diskon secara strategis menjadi solusi ampuh untuk mendorong konsumen menyelesaikan pembelian mereka.
Data internal Shopee menguatkan efektivitas program ini. Penjual dari sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal melaporkan peningkatan pendapatan hingga 40% berkat pemanfaatan voucher toko dan voucher kampanye spesial yang dikhususkan untuk produk lokal. Selain itu, pada periode Hari Belanja Lokal yang diperingati setiap tanggal 17, seller UMKM lokal merasakan lonjakan penjualan yang signifikan, bahkan lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode normal.
Selain program voucher, Shopee Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai inisiatif pendukung bagi UMKM lokal. Ini mencakup program promosi yang lebih luas, pelatihan keterampilan digital, hingga penguatan ekosistem digital secara keseluruhan. Dengan dukungan yang berkelanjutan ini, Shopee berharap semakin banyak pelaku usaha lokal yang mampu berkembang, menjangkau pasar yang lebih luas, dan meraih kesuksesan melalui platform digital. Program voucher ini diharapkan menjadi solusi win-win, memberikan manfaat bagi penjual dalam meningkatkan transaksi dan traffic toko, serta bagi konsumen dalam mendapatkan pengalaman belanja yang lebih menarik sekaligus turut berkontribusi pada pertumbuhan produk lokal.











