
Jakarta – Menjelang perayaan Idul Adha 2026, berbagai lapak penjualan hewan kurban mulai bermunculan di berbagai sudut kota Jakarta. Fenomena ini menjadi pemandangan yang umum setiap tahunnya, menandakan dimulainya musim ibadah kurban. Namun, tahun ini, ada peningkatan signifikan dalam penjualan sapi jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Para pedagang melaporkan antusiasme pembeli yang tinggi, membuat stok hewan kurban laris manis sebelum hari H pelaksanaan.

Salah satu lapak hewan kurban yang ramai dikunjungi pembeli berlokasi di kawasan Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Lapak milik Said ini menjadi pusat perhatian berkat koleksi sapi berkualitas yang ditawarkannya. Tiga pekan sebelum Idul Adha 2026, lapak ini sudah dipadati oleh calon pembeli yang ingin mendapatkan hewan kurban terbaik. Said, pemilik lapak, mengungkapkan kebahagiaannya atas lonjakan permintaan tahun ini. Menurutnya, peningkatan penjualan mencapai hampir 100 persen, bahkan lebih dari 90%, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.

Sapi-sapi yang dijual di lapak Said didatangkan langsung dari Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Jenis sapi Bima menjadi primadona di pasaran, menawarkan kualitas daging yang baik dan ukuran yang sesuai untuk kebutuhan kurban. Harga sapi Bima ini bervariasi, mulai dari Rp 14 juta hingga Rp 60 juta, tergantung pada bobot dan ukuran sapi. Rata-rata sapi yang dijual memiliki bobot yang cukup besar, memastikan nilai ibadah yang maksimal bagi para pembeli.

Dalam kurun waktu 15 hari berjualan, Said berhasil menjual sebanyak 44 ekor sapi dari total 70 ekor yang ia bawa dari Bima. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk berkurban melalui sapi. Biaya pengangkutan sapi dari Bima ke Jakarta pun tidak sedikit, yaitu sebesar Rp 1,5 juta per ekor. Namun, tingginya harga jual dan tingginya permintaan membuat biaya operasional tersebut terbayarkan.

Menariknya, sebagian besar sapi yang masih tersisa di lapak Said saat ini mayoritas sudah dipesan oleh pembeli. Hal ini menandakan bahwa banyak konsumen yang melakukan pembelian lebih awal untuk memastikan ketersediaan hewan kurban dan menghindari kehabisan stok di saat-saat akhir menjelang Idul Adha. Sapi-sapi yang sudah dipesan ini hanya tinggal menunggu waktu untuk diantar ke rumah para pembeli.

Untuk sapi dengan bobot 400 kg ke atas, harga yang ditawarkan bisa mencapai Rp 60 juta. Ukuran sapi yang besar ini tentu menjadi pilihan bagi mereka yang ingin berkurban dengan hewan yang lebih besar. Para pedagang hewan kurban berharap tren positif ini terus berlanjut hingga Idul Adha nanti, sehingga semua umat Muslim dapat melaksanakan ibadah kurban dengan lancar dan khidmat. Keberadaan lapak-lapak hewan kurban yang tersebar di berbagai lokasi di Jakarta memudahkan masyarakat untuk memilih dan membeli hewan kurban sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan mereka. Kesiapan para pedagang dalam menyediakan stok hewan yang memadai serta kualitas yang baik menjadi kunci utama kesuksesan penjualan di musim Idul Adha.











