Taspen Cairkan Santunan untuk Keluarga Korban Kereta Bekasi

Budi Santoso

Taspen Cairkan Santunan untuk Keluarga Korban Kereta Bekasi

PT TASPEN (Persero) segera menyalurkan santunan kepada keluarga Almarhumah Faridah Utami, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM). Almarhumah Faridah Utami menjadi salah satu korban dalam insiden kecelakaan kereta api yang terjadi di wilayah Bekasi Timur pada hari Senin, 26 April 2026. Kepedulian dan responsivitas TASPEN dalam proses pencairan manfaat ini patut diapresiasi, mengingat pentingnya dukungan finansial bagi keluarga yang ditinggalkan dalam situasi duka yang mendalam.

Penyerahan santunan secara simbolis dilakukan kepada Samiyadi Siswo Wardono, suami sekaligus ahli waris dari Almarhumah Faridah Utami. Acara penyerahan ini berlangsung di Gedung Kiara RSCM pada hari Selasa, 5 Mei 2026, dan dihadiri oleh pejabat tinggi dari kedua institusi. Direktur Operasional TASPEN, Tribuna Phitera Djaja, bersama dengan Direktur Utama RSCM, Supriyanto, secara langsung menyerahkan manfaat tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen TASPEN dalam memberikan dukungan yang cepat dan layak bagi keluarga peserta yang mengalami musibah.

Corporate Secretary TASPEN, Henra, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya Almarhumah Faridah Utami. Ia menekankan bahwa dedikasi Almarhumah sebagai tenaga kesehatan sangatlah berharga, dan TASPEN berkomitmen untuk memberikan kepastian finansial bagi keluarga yang ditinggalkan. "Kami memahami bahwa tidak ada yang bisa menggantikan sosok orang terkasih, namun TASPEN hadir untuk memastikan kepastian finansial bagi keluarga yang ditinggalkan. Seluruh hak almarhumah kami proses secara proaktif dan transparan melalui sistem digital agar manfaatnya bisa segera diterima keluarga," ujar Henra. Upaya pemrosesan hak almarhumah secara proaktif dan transparan melalui sistem digital menjadi kunci kecepatan pencairan manfaat ini.

Baca Juga :  Dukung Literasi Muda, BSI Hadirkan Reksa Dana Syariah Hanya Rp10 Ribu

Samiyadi Siswo Wardono, selaku ahli waris, mengungkapkan rasa terima kasihnya yang tulus atas bantuan yang diberikan oleh TASPEN. Ia menyatakan bahwa manfaat santunan ini sangat membantu keluarganya dalam menghadapi masa-masa sulit pasca-kehilangan. "Manfaat ini sangat membantu kami di masa sulit. Di tengah duka yang kami alami, manfaat TASPEN ini benar-benar meringankan beban keluarga dan memberi sedikit kelegaan serta ketenangan bagi keluarga yang ditinggalkan," tuturnya. Pernyataan ini menegaskan betapa krusialnya peran jaminan sosial dalam memberikan dukungan emosional dan finansial bagi keluarga peserta ketika mereka menghadapi cobaan.

Langkah proaktif TASPEN dalam menangani kasus ini sejalan dengan peran perusahaan sebagai Center of Excellence dalam pengelolaan jaminan sosial ASN. Upaya ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden yang bertujuan untuk memperkuat kesejahteraan sosial dan ketahanan ekonomi masyarakat melalui perlindungan jaminan sosial yang responsif dan humanis. TASPEN terus berinovasi dan bertransformasi dengan memperkuat ekosistem digitalnya. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap ASN, baik yang masih aktif maupun yang telah purna tugas, dapat menerima layanan terbaik tanpa birokrasi yang rumit. Kecepatan dalam pelayanan bukan hanya sekadar angka, melainkan standar layanan TASPEN yang mengutamakan hak peserta sebagai prioritas utama yang tidak boleh tertunda.

Also Read

Tinggalkan komentar