Empat Paket Calon Direksi BEI Daftar ke OJK, Target Pertumbuhan Berkualitas

Budi Santoso

Empat Paket Calon Direksi BEI Daftar ke OJK, Target Pertumbuhan Berkualitas

Pendaftaran calon paket direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah resmi ditutup pada hari ini, Senin, 4 Mei 2026. Hingga batas akhir, tercatat empat paket calon direksi telah mendaftarkan diri untuk memperebutkan posisi strategis di lembaga bursa tersebut. Salah satu paket yang mencuat adalah yang dipimpin oleh Iding Pardi, Direktur Utama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI). Iding Pardi menyatakan bahwa paket calon direksinya telah resmi diserahkan kepada OJK pada Rabu, 29 April 2026, menjadikannya paket ketiga yang mendaftar.

Iding Pardi menekankan pentingnya pertumbuhan BEI yang tidak hanya bertumpu pada volume transaksi semata, melainkan harus didasari oleh kepercayaan dan kualitas pasar. "Intinya kami, BEI harus beralih dari model pertumbuhan yang semula bertumpu pada aktivitas transaksi menuju model pertumbuhan yang bertumpu pada kepercayaan, kualitas pasar, kedalaman investor-emiten, ketahanan infrastruktur, modernisasi berbasis nilai, dan kesiapan kelembagaan," jelasnya. Paket calon direksi yang diusung Iding Pardi ini terdiri dari enam anggota lainnya, yaitu Zaki Mubarak, Yulianto Aji Sadono, Umi Kulsum, Ahmad Subagja, Yohannes Liauw, dan Andre Tjahjamuljo.

Terpisah, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa (AB) BEI, Irvan Susandy, juga mengonfirmasi keikutsertaannya dalam bursa calon direksi. Ia menyatakan bahwa paket yang diajukan bersama Penjabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, merupakan paket calon direksi keempat yang mendaftar ke OJK. Meskipun tidak merinci secara detail visi-misi dan prioritas kerja, Irvan Susandy menegaskan komitmen untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan di BEI serta selaras dengan rencana OJK dan pemerintah Republik Indonesia. Paket calon direksi ini turut diperkuat oleh R. Haidir Musa, Irwan Abdalloh, R. M Irwan, Abdul Munim, dan Atep Salyadi Dariah Saputra.

Baca Juga :  IHSG Merah, Saham Bank Raksasa Anjlok Nyaris 8%

Sebelumnya, OJK telah menerima dua paket calon direksi BEI pada minggu lalu. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengonfirmasi penerimaan dua paket tersebut pada Senin, 27 April 2026. Penutupan pendaftaran pada 4 Mei 2026 ini menandai dimulainya proses seleksi yang lebih intensif. Penetapan jajaran direksi baru BEI dijadwalkan akan dilakukan pada akhir Juni mendatang, setelah seluruh tahapan evaluasi dan verifikasi selesai. Persaingan untuk mengisi posisi direksi BEI ini menunjukkan antusiasme para profesional pasar modal dalam berkontribusi pada pengembangan dan penguatan industri keuangan Indonesia. Fokus pada kualitas pasar dan kepercayaan investor menjadi agenda utama yang diusung oleh para calon direksi, menandakan pergeseran paradigma dalam strategi pertumbuhan BEI ke depan.

Also Read

Tinggalkan komentar