BRI Raih Laba Rp15,5 Triliun di Kuartal I-2026, Tumbuh 13,7%

Budi Santoso

BRI Raih Laba Rp15,5 Triliun di Kuartal I-2026, Tumbuh 13,7%

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mengumumkan kinerja keuangan impresif pada kuartal I-2026, berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp15,5 triliun. Angka ini mencerminkan pertumbuhan signifikan sebesar 13,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba ini didorong oleh kinerja solid pada fungsi intermediasi, khususnya penyaluran kredit, serta peningkatan pendapatan.

Sepanjang kuartal I-2026, BRI mencatat penyaluran pembiayaan total mencapai Rp1.562 triliun. Komitmen BRI terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terlihat dari penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp47,09 triliun. Selain itu, BRI juga aktif dalam mendukung pembiayaan perumahan melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan total Rp17,13 triliun yang disalurkan kepada 125 ribu nasabah. Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini, menekankan bahwa laba bersih Rp15,5 triliun pada triwulan I-2026 merupakan bukti nyata pertumbuhan yang berkelanjutan.

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI hingga Maret 2026 tercatat sebesar Rp1.555 triliun, menunjukkan pertumbuhan sebesar 9,4%. Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) perseroan meningkat menjadi 87,66% pada kuartal I-2026, menandakan efektivitas penyaluran dana. Komposisi DPK didominasi oleh dana murah atau Current Account dan Savings Account (CASA), yang tumbuh 13,2% secara year-on-year dari Rp934,9 triliun di triwulan I-2025 menjadi Rp1.058,6 triliun. Peningkatan dana murah ini menjadi salah satu penopang utama pencapaian DPK BRI.

Baca Juga :  Prabowo Kunjungi Miangas, Presiden Kedua di Pulau Terluar Ini

Penyaluran kredit BRI pada segmen UMKM menunjukkan performa yang sangat kuat, mencapai Rp1.211 triliun sepanjang kuartal I-2026. Hal ini menegaskan peran BRI sebagai lokomotif pembiayaan bagi sektor UMKM di Indonesia. Di samping pertumbuhan kredit, BRI juga berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan bunga yang solid. Net Interest Income (NII) BRI mengalami peningkatan sebesar 11,9% menjadi Rp40,155 triliun. Secara keseluruhan, total aset BRI terus berkembang, tercatat tumbuh 7,2% menjadi Rp2.250 triliun hingga kuartal I-2026. Kinerja positif ini mencerminkan kesehatan finansial BRI dan kemampuannya dalam menghadapi dinamika pasar serta memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional.

Also Read

Tinggalkan komentar