
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia secara resmi mengumumkan pembukaan tender untuk 98 blok migas baru yang siap dieksplorasi. Langkah strategis ini merupakan bagian dari total 118 blok migas baru yang telah disiapkan pemerintah, di mana 20 blok di antaranya telah melalui proses lelang sebelumnya. Pengumuman penting ini disampaikan Bahlil dalam acara IPA CONVEX 2026 yang berlangsung di Tangerang pada Rabu, 20 Mei 2026.
Dalam pidatonya, Bahlil secara lugas mengajak para investor yang hadir untuk segera memanfaatkan kesempatan emas ini. Ia menekankan bahwa proses tender akan dilakukan secara terbuka dan transparan, serta memberikan jaminan kuat bahwa praktik lobi-lobi gelap maupun kongkalikong tidak akan ditoleransi. "Saya ingin mengumumkan untuk kita akan membuka tender ada sekitar 118 blok baru untuk yang melakukan eksplorasi, dan dari 118 blok baru itu sudah sekitar 20 sudah selesai. Berarti tinggal 98. Dari 98 blok baru ini sudah ada," ujar Bahlil, menegaskan komitmennya terhadap integritas dalam pengelolaan sumber daya alam.
Bahlil mengundang siapa saja yang berminat, baik yang telah melakukan studi bersama (joint study) maupun yang belum, untuk mengajukan diri. "Bapak-Ibu semua silakan yang melakukan joint study, silakan, atau tidak ada juga yang mau lakukan, silakan. Ini saya buka secara umum," tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa kriteria utama bagi investor adalah memiliki teknologi yang memadai, kesiapan finansial, dan yang terpenting, memiliki keseriusan dalam mengelola potensi migas tersebut. "Siapa saja boleh tidak perlu nego-nego di belakang meja, yang penting kalian punya teknologi, kalian punya duit kalian punya keseriusan. Silahkan, moggo, kelola ini hasil yang ada untuk kebaikan rakyat, bangsa, dan negara. Ini, saya buka ini. Jadi silakan, silakan, tidak apa-apa," jelas Bahlil dengan semangat.
Lebih lanjut, Menteri ESDM memberikan jaminan bahwa pemerintah tidak akan mempersulit proses investasi di sektor hulu migas. Ia secara spesifik meminta jajaran Direktorat Jenderal Migas dan SKK Migas untuk memastikan kelancaran proses administrasi dan perizinan. "Nanti saya minta kepada Pak Dirjen lewat SKK dengan SKK bikin saja, jangan lobi-lobi dulu ya. Lobi dulu, aneh-aneh lagi, kongkalikong baru main. Yang biasa bikin lama seperti itu," tegasnya. Pernyataan ini menunjukkan upaya serius pemerintah untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, menarik investor berkualitas, dan memastikan bahwa pengelolaan sumber daya migas nasional dapat berjalan efektif serta memberikan manfaat maksimal bagi seluruh rakyat Indonesia. Pembukaan 98 blok migas ini diharapkan dapat meningkatkan produksi migas nasional, memperkuat ketahanan energi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi negara.











