IHSG Menguat ke Level 7.138, Sektor Saham Hijau Dominasi Perdagangan

Budi Santoso

IHSG Menguat ke Level 7.138, Sektor Saham Hijau Dominasi Perdagangan

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa pagi, 27 April 2026, menunjukkan performa yang cukup impresif dengan dibuka langsung melonjak ke zona hijau. Berdasarkan data dari RTI Business pada pukul 09.05 WIB, indeks kebanggaan bursa domestik ini bertengger di level 7.138, atau mengalami penguatan sebesar 31 poin yang setara dengan 0,45 persen. Sejak bel pembukaan berbunyi, IHSG sudah menunjukkan taringnya dengan bergerak di rentang stabil antara level terendah 7.126 hingga mencapai level tertinggi pagi ini di 7.151.

Aktivitas pasar terlihat sangat dinamis dengan nilai transaksi yang sudah menembus angka Rp 1,05 triliun hanya dalam hitungan menit setelah pasar dibuka. Volume saham yang berpindah tangan tercatat sebanyak 2,02 miliar lembar saham melalui frekuensi transaksi yang mencapai 151.985 kali. Kekuatan pasar pagi ini didominasi oleh optimisme investor, di mana sebanyak 328 saham bergerak menguat, sementara 186 saham mengalami pelemahan, dan 178 saham lainnya cenderung stagnan atau tidak mengalami perubahan harga.

Kenaikan harian ini menjadi angin segar di tengah fluktuasi pasar yang cukup tajam dalam beberapa periode terakhir. Jika ditinjau dari performa bulanan, IHSG mencatatkan pertumbuhan positif tipis sebesar 0,57 persen. Namun, investor tetap perlu waspada mengingat secara mingguan indeks masih tertekan dengan pelemahan sebesar 5,65 persen. Tren koreksi yang lebih dalam terlihat pada periode tiga bulanan yang merosot hingga 21,04 persen serta penurunan 13,56 persen dalam jangka waktu enam bulan terakhir. Meski demikian, secara tahunan (year-on-year), IHSG masih membuktikan resiliensinya dengan mencatatkan pertumbuhan yang cukup solid sebesar 10,20 persen.

Baca Juga :  Saham MDIA Milik Grup Bakrie Sempat Disuspensi BEI Akibat Lonjakan Harga

Sejumlah analis menilai bahwa penguatan pagi ini didorong oleh aksi beli bersih (net buy) oleh investor domestik pada saham-saham berkapitalisasi besar atau blue chip, terutama di sektor perbankan dan infrastruktur. Sentimen global yang mulai stabil serta ekspektasi rilis laporan keuangan kuartalan emiten yang diproyeksikan positif turut memberikan dorongan tambahan bagi pergerakan indeks. Di sisi lain, stabilnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga menjadi faktor pendukung yang membuat pelaku pasar lebih percaya diri untuk kembali masuk ke pasar ekuitas. Para investor disarankan untuk tetap memperhatikan level resistance di angka 7.200 sebagai target penguatan selanjutnya, sambil tetap mengantisipasi volatilitas pasar yang mungkin terjadi menjelang penutupan sesi pertama perdagangan hari ini. Dengan dominasi saham hijau yang mencapai 328 emiten, optimisme pasar diharapkan dapat terjaga hingga akhir hari perdagangan.

Also Read

Tinggalkan komentar