
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) telah mengambil langkah proaktif untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama puncak arus balik libur panjang, yang bertepatan dengan peringatan Hari Waisak dan Hari Lahir Pancasila. Sebagai respons terhadap tingginya mobilitas masyarakat, KCIC mengumumkan penambahan enam perjalanan kereta cepat Whoosh setiap harinya. Dengan penambahan ini, total perjalanan Whoosh harian meningkat dari 62 menjadi 68 perjalanan. Langkah ini secara signifikan menambah kapasitas angkut harian, menyediakan sekitar 3.600 tempat duduk tambahan per hari, sehingga total kapasitas harian Whoosh kini mencapai sekitar 40 ribu tempat duduk.
Penambahan jadwal ini tidak hanya meningkatkan frekuensi keberangkatan, tetapi juga memperpanjang jam operasional perjalanan dari wilayah Bandung menuju Jakarta. Bagi penumpang yang berangkat dari Stasiun Tegalluar Summarecon menuju Halim, jadwal keberangkatan terakhir kini diperpanjang dari pukul 21.05 WIB menjadi pukul 21.20 WIB. Demikian pula, penumpang dari Stasiun Padalarang menuju Halim akan mendapatkan fleksibilitas lebih, dengan jadwal keberangkatan terakhir yang bergeser dari pukul 21.23 WIB menjadi pukul 21.38 WIB. Perpanjangan jam operasional ini dirancang untuk memberikan lebih banyak pilihan waktu bagi penumpang yang ingin kembali ke Jakarta setelah menikmati libur panjang.
Penambahan jadwal yang spesifik mencakup tiga perjalanan tambahan dari Stasiun Tegalluar Summarecon menuju Halim pada pukul 15.20 WIB, 18.25 WIB, dan 21.20 WIB. Sementara itu, dari Stasiun Padalarang menuju Halim, tiga perjalanan tambahan akan beroperasi pada pukul 15.38 WIB, 18.43 WIB, dan 21.38 WIB. KCIC juga memahami pentingnya konektivitas antara stasiun awal dan stasiun kereta cepat. Oleh karena itu, layanan Kereta Api (KA) Feeder relasi Bandung–Padalarang turut ditingkatkan dengan penambahan jadwal pada pukul 15.02 WIB, 18.09 WIB, dan 21.00 WIB, untuk memastikan kelancaran perpindahan penumpang.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa penambahan perjalanan ini merupakan respons langsung terhadap kebutuhan masyarakat yang ingin memaksimalkan waktu liburan mereka. "Penambahan perjalanan ini dilakukan untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat pada periode arus balik libur panjang," ujar Eva. Ia menambahkan bahwa hadirnya perjalanan tambahan ini memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan arus balik mereka. Hal ini juga memungkinkan mereka untuk memperpanjang waktu liburan karena tersedia lebih banyak pilihan jadwal yang mencakup hingga malam hari.
Lebih lanjut, Eva mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk memanfaatkan ketersediaan perjalanan kereta Whoosh tambahan ini. Ia menekankan pentingnya untuk secara proaktif mengecek ketersediaan tempat duduk dan segera melakukan pemesanan tiket secara daring. Pemesanan tiket secara online tidak hanya memudahkan proses pembelian, tetapi juga memastikan penumpang mendapatkan jadwal perjalanan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka. Dengan persiapan yang matang dan penambahan layanan ini, KCIC berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan arus balik yang nyaman dan lancar bagi seluruh penumpang Whoosh. (sumber: Antara)











