
PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang ekspor, saat ini baru mempekerjakan satu orang pegawai. Hal ini diungkapkan oleh Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Pandu Sjahrir, dalam sebuah acara di Jakarta. Pegawai tunggal tersebut adalah Luke Thomas Mahony, yang menjabat sebagai Direktur Utama DSI. Pandu menjelaskan bahwa DSI baru saja resmi menjadi BUMN pada Senin sebelumnya, dan proses pembentukan organisasinya dilakukan dengan cara yang serupa saat Danantara pertama kali dibentuk.
Pandu menyoroti kecepatan pembentukan DSI, yang baru saja berstatus persero BUMN pada Senin minggu lalu. Ia menambahkan bahwa meskipun Luke Thomas Mahony adalah orang asing dan mungkin tidak bisa merespons semua pesan yang masuk, keberadaannya menjadi titik awal pembentukan tim DSI. Pandu berencana untuk membangun tim DSI secara bertahap, mengambil contoh dari pengalaman Danantara. Danantara awalnya hanya memiliki tiga pegawai pada Februari tahun lalu, namun dalam waktu setahun, jumlah pegawainya telah berkembang menjadi sekitar 450 orang.
Proses perekrutan pegawai DSI akan dilakukan secara global, tidak terbatas pada kandidat dari Indonesia. Pandu menekankan bahwa bisnis perdagangan komoditas dan pembiayaan perdagangan internasional memerlukan tenaga ahli dengan spesialisasi yang sangat tinggi. Ia memberikan contoh di sektor batu bara, di mana jumlah trader di dunia hanya sekitar 2.000 orang. Oleh karena itu, DSI akan mencari talenta terbaik dari seluruh dunia untuk mengisi posisi-posisi krusial.
Meskipun begitu, Pandu tidak menutup kemungkinan untuk merekrut sumber daya manusia dari BUMN yang sudah ada. Ia menegaskan bahwa rekrutmen di DSI akan dilakukan secara profesional dan hanya akan menargetkan individu yang berkualitas. DSI akan berusaha merekrut human capital yang sudah ada di BUMN untuk saling belajar dan berkembang bersama. Pandu secara spesifik menyinggung bidang trade financing, di mana talenta yang mumpuni banyak terdapat di luar negeri. DSI akan berupaya merekrut individu-individu ini untuk mentransfer pengetahuan mengenai pembiayaan perdagangan komoditas.











