
REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR – PT PLN (Persero) UPDL Bogor merayakan Hari Kartini tahun 2026 dengan menggelar acara unik yang menggabungkan keseruan ‘Lomba Masak Nasi Goreng’ dengan edukasi penting mengenai ‘Kompor Listrik’. Kegiatan yang diselenggarakan pada Jumat, 24 April 2026 ini dihadiri oleh perwakilan pegawai dari berbagai divisi, menunjukkan semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas fungsi. Peserta lomba berasal dari unit-unit seperti PKU, Pengajaran, Pengadaan, K3L, Front Office, Admin HPI, CS, teknisi, Security, hingga Driver, mencerminkan partisipasi yang luas dari seluruh elemen di UPDL Bogor.
Acara diawali dengan sesi sosialisasi intensif mengenai penggunaan kompor listrik. Sesi edukasi ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para pegawai mengenai aspek keamanan, kepraktisan, dan efisiensi dalam memanfaatkan energi listrik untuk kebutuhan memasak sehari-hari. Upaya sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung transisi menuju penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan, sekaligus memperkenalkan keuntungan dan kemudahan yang ditawarkan oleh peralatan dapur berbasis listrik kepada seluruh karyawannya.
Setelah sesi edukasi, suasana semakin meriah dengan dimulainya perlombaan memasak nasi goreng. Konsep kompetisi ini sengaja dirancang agar tetap santai namun tetap menantang, mendorong kreativitas para peserta. Setiap tim, yang terdiri dari dua hingga tiga orang, ditantang untuk menyajikan kreasi nasi goreng terbaik mereka, menggunakan kompor listrik yang telah disediakan oleh panitia. Keunikan dan cita rasa menjadi kunci dalam kompetisi ini, sekaligus menguji kemampuan adaptasi peserta terhadap teknologi memasak yang baru.
Panitia telah menyiapkan segala kebutuhan utama untuk perlombaan, termasuk bahan-bahan masakan esensial dan peralatan pokok seperti kompor listrik serta wajan. Namun, untuk memberikan ruang bagi inovasi dan sentuhan personal, peserta diizinkan membawa perlengkapan tambahan yang mereka anggap perlu. Penilaian lomba difokuskan pada beberapa kriteria penting, yaitu cita rasa nasi goreng yang lezat, kreativitas dalam kreasi menu, estetika penyajian hidangan, serta kekompakan tim selama proses memasak berlangsung. Hal ini tidak hanya menguji keterampilan memasak, tetapi juga kemampuan kerja sama tim.
Manajer UPDL Bogor, Ahmad Ridani, menyampaikan bahwa tujuan utama dari digelarnya lomba masak ini adalah untuk menciptakan suasana kerja yang lebih hangat dan positif di lingkungan UPDL Bogor. Beliau menekankan, "Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan suasana kerja yang lebih hangat dan penuh semangat kebersamaan. Nilai-nilai Kartini seperti kreativitas, semangat berkarya, dan kolaborasi menjadi inspirasi dalam membangun budaya kerja yang produktif di lingkungan PLN." Pernyataan ini menegaskan komitmen PLN untuk tidak hanya fokus pada aspek teknis operasional, tetapi juga pada pengembangan sumber daya manusia dan pembentukan budaya kerja yang kuat.
Lebih lanjut, Ahmad Ridani menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum berharga untuk mempererat tali silaturahmi antarpegawai. Di samping kompetisi yang sehat, lomba masak ini juga dirancang sebagai ajang untuk memperkuat rasa kebersamaan dan membangun hubungan kerja yang lebih solid di antara seluruh karyawan. Apresiasi juga diberikan kepada para pemenang melalui penghargaan yang telah disiapkan oleh panitia, sebagai bentuk pengakuan atas semangat dan partisipasi aktif mereka.
PT PLN (Persero) UPDL Bogor berharap melalui kegiatan semacam ini, semangat kebersamaan, kreativitas, dan kolaborasi dapat terus tumbuh subur di lingkungan kerja. Sejalan dengan arahan dari General Manager PLN Pusdiklat, Y. Endah Cahyaningrum, insan PLN senantiasa didorong untuk terus membangun budaya kerja yang positif, adaptif, dan saling mendukung. Tujuannya adalah untuk menciptakan kinerja yang unggul dan berkelanjutan, memastikan PLN tetap menjadi garda terdepan dalam penyediaan energi listrik yang andal dan berkualitas, sembari terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.











