Indonesia Tingkatkan Standar Perdagangan Global Hadapi EUDR & ESG

Budi Santoso

Indonesia Tingkatkan Standar Perdagangan Global Hadapi EUDR & ESG

Indonesia menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan daya saing produk domestik di pasar internasional melalui penguatan layanan sertifikasi dan verifikasi. Langkah strategis ini diambil untuk menjawab tantangan standar perdagangan global yang semakin ketat, mencakup sertifikasi halal, standar Environmental, Social, and Governance (ESG), hingga kepatuhan terhadap European Union Deforestation Regulation (EUDR) atau regulasi anti-deforestasi Uni Eropa. Diskusi mendalam mengenai hal ini menjadi agenda utama dalam TIC Summit 2026 yang diselenggarakan di Brussels, Belgia.

PT SUCOFINDO (Persero), sebagai bagian integral dari Holding BUMN Jasa Survei, IDSurvey, turut serta dalam forum penting ini. TIC Summit, yang digagas oleh TIC Council, menjadi platform global untuk membahas berbagai isu krusial dalam industri Testing, Inspection, and Certification (TIC). Pembahasan mencakup aspek keberlanjutan, transparansi rantai pasok, transisi energi, hingga implementasi berbagai regulasi internasional yang berdampak pada perdagangan global.

Direktur Utama PT SUCOFINDO (Persero), Sandry Pasambuna, menekankan urgensi penguatan layanan sertifikasi dan assurance. "Kami terus memperkuat layanan sertifikasi dan assurance yang mendukung ekosistem halal global, meningkatkan sistem verifikasi dan traceability untuk implementasi EUDR, serta menghadirkan layanan TIC yang mampu membantu dunia usaha memenuhi tuntutan keberlanjutan dan kepatuhan global secara lebih terukur dan terpercaya," ujar Sandry Pasambuna. Ia menambahkan bahwa penguatan ini krusial agar produk-produk Indonesia tidak hanya memenuhi, tetapi juga unggul dalam memenuhi standar global yang dinamis.

Baca Juga :  Danantara Masuk Kepemilikan Saham GOTO, Fokus Kesejahteraan Driver Ojol

Keterlibatan aktif Indonesia dalam forum internasional seperti TIC Summit 2026 dinilai sangat penting untuk memperluas jaringan kerja sama dan menyelaraskan standar dengan para pelaku industri global. Harmonisasi standar ini diharapkan dapat mempermudah akses produk Indonesia ke pasar internasional dan mengurangi hambatan perdagangan. SUCOFINDO secara proaktif mendukung kepengurusan baru TIC Council, termasuk penguatan peran global board member. Upaya ini diarahkan untuk mendorong kolaborasi internasional yang lebih erat, harmonisasi standar yang relevan, serta pengembangan industri TIC yang mampu beradaptasi dan berkelanjutan menghadapi tantangan global masa depan.

Menurut Sandry, penguatan standar dan sistem verifikasi merupakan kunci utama dalam meningkatkan daya saing nasional di kancah internasional. Dengan standar yang jelas dan terverifikasi, produk-produk Indonesia akan memiliki kredibilitas yang lebih tinggi di mata konsumen global. "Melalui penguatan kolaborasi internasional dan harmonisasi standar global, SUCOFINDO terus mendorong peningkatan daya saing nasional sekaligus mempertegas posisi Indonesia dalam ekosistem industri dan perdagangan dunia," tutup Sandry Pasambuna. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang pasar baru dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam rantai pasok global yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Also Read

Tinggalkan komentar