VinFast Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan Kereta Api di Bekasi

Budi Santoso

VinFast Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan Kereta Api di Bekasi

VinFast Indonesia menyatakan masih menunggu hasil investigasi resmi terkait kecelakaan kereta api yang melibatkan taksi Green SM di Bekasi, Jawa Barat, pada 27 April 2026. Musibah tragis ini telah merenggut nyawa belasan orang dan menyebabkan puluhan lainnya mengalami luka-luka. CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, menyampaikan rasa duka cita mendalam atas kejadian tersebut dan memberikan dukungan penuh terhadap proses penyelidikan yang sedang berlangsung.

"Pada prinsipnya tentu kami bersimpati dan berduka cita mendalam atas kejadian tersebut. Saat ini prosesnya masih dalam tahap investigasi oleh pihak berwenang, KNKT, kepolisian, dan beberapa instansi terkait," ujar Kariyanto di Jakarta, Rabu (21/5/2026). VinFast Indonesia menegaskan komitmennya untuk bersikap kooperatif selama proses investigasi berlangsung dengan menyediakan seluruh data yang dibutuhkan oleh pihak berwenang.

Kariyanto menjelaskan bahwa Green SM merupakan sister company atau operator taksi yang juga merupakan pelanggan VinFast. "Green SM merupakan sister company atau operator taksi, sekaligus customer kami. Tapi sebagai brand holder dan pemilik produk, tentu kami berkolaborasi dan mendukung seluruh penyelidikan dengan memberikan seluruh data yang kami miliki," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa hasil akhir investigasi akan disampaikan langsung oleh pihak yang berwenang, termasuk Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan kepolisian. "Hasil akhirnya seperti apa, nanti tentu pernyataan resmi akan diberikan oleh pihak terkait, dalam hal ini KNKT," katanya.

Baca Juga :  Prabowo: Ketersediaan Pangan Kunci Survival Bangsa

Perlu diketahui, Green SM adalah bagian dari ekosistem bisnis VinFast di Indonesia. Ekosistem ini tidak hanya mencakup layanan taksi listrik, tetapi juga VinFast Automobile yang mengelola pabrik di Subang, VinFast Trading Indonesia sebagai distributor kendaraan, serta VGreen Indonesia yang fokus pada pengembangan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik. Meskipun demikian, Kariyanto menekankan bahwa Green SM merupakan entitas bisnis yang berdiri sendiri. "Green SM Indonesia itu perusahaan taksi terpisah, ada CEO-nya sendiri dan ada perusahaannya sendiri. Jadi bagi kami Green SM adalah customer yang membeli kendaraan dari kami," jelasnya.

Di tengah situasi ini, VinFast Indonesia tetap memfokuskan diri pada peningkatan pengalaman pelanggan melalui layanan penjualan dan purnajual. Perusahaan juga terus berupaya memperluas penerimaan kendaraan listrik di Indonesia melalui berbagai program inovatif. Diharapkan, hasil investigasi yang akurat dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab kecelakaan dan menjadi pelajaran berharga untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Pihak berwenang terus bekerja keras untuk mengungkap semua fakta terkait musibah yang menggemparkan ini.

Also Read

Tinggalkan komentar