
Presiden Prabowo Subianto menekankan peran krusial sektor swasta dalam mendorong akselerasi ekonomi Indonesia. Ia bertekad untuk memperbesar kontribusi swasta demi mengerek pertumbuhan ekonomi nasional ke level yang lebih tinggi. Pernyataan ini disampaikan Prabowo dalam pidato pentingnya mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) APBN 2027. Prabowo meyakini bahwa dengan dukungan yang tepat, perusahaan swasta Indonesia mampu bersaing dan bahkan mendominasi pasar global.
Presiden Prabowo menggarisbawahi bahwa banyak perusahaan swasta di Indonesia yang telah menorehkan prestasi gemilang, tidak hanya di kancah domestik tetapi juga di panggung internasional. Beliau memberikan contoh nyata melalui Indofood, salah satu raksasa makanan di Indonesia. Produk mi instan Indofood, yang begitu akrab di lidah masyarakat Indonesia, ternyata telah merambah pasar di seluruh dunia. Prabowo bercerita pengalaman pribadinya saat berkunjung ke Eropa, di mana produk Indofood selalu menarik perhatian dan bahkan dicari oleh masyarakat lokal.
"Kita ingin justru menemukan peran swasta yang lebih besar, tapi besar tapi benar, jangan besar dan tidak benar," tegas Prabowo. Ia menekankan bahwa pertumbuhan swasta harus didasarkan pada prinsip kebenaran dan integritas. Lebih lanjut, Prabowo mengakui dan mengapresiasi berbagai pencapaian perusahaan-perusahaan Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global. Ia menambahkan, "Bagaimanapun perusahaan seperti Indofood sudah dipasarkan di seluruh dunia. Kalau saya ke Eropa, banyak orang Eropa nyarinya Indomie. Bahkan banyak negara Afrika menganggap itu produk mereka." Pengakuan ini menunjukkan betapa kuatnya daya saing produk Indonesia di pasar internasional.
Tidak hanya Indofood, Prabowo juga menyoroti kesuksesan perusahaan lain seperti Mayora. Perusahaan ini berhasil memasarkan produk permen kopi Kopiko ke lebih dari 100 negara di dunia. Prabowo mengaku sering mempromosikan produk-produk unggulan Indonesia ini dalam setiap kunjungan kerjanya ke luar negeri. Ia menambahkan dengan nada bercanda, "Juga perusahaan seperti Mayora berhasil memasarkan Kopiko di lebih dari 100 negara karena mereka memiliki brand ambassador, presidennya juga mendorong minum kopi di mana-mana." Guyonan ini menyiratkan semangat kepemimpinan yang turut serta dalam mempromosikan produk dalam negeri.
Lebih jauh, Presiden Prabowo menguraikan visinya untuk memberdayakan sektor swasta agar dapat berperan lebih signifikan dalam pembangunan ekonomi. Ia melihat potensi besar yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan swasta Indonesia untuk menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi. Dengan kebijakan yang mendukung, inovasi yang berkelanjutan, dan kualitas produk yang unggul, perusahaan-perusahaan seperti Indofood dan Mayora dapat menjadi duta bangsa yang membawa nama harum Indonesia di kancah global. Dorongan ini diharapkan dapat memacu semangat kewirausahaan dan investasi di Indonesia, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing ekonomi nasional di masa depan. Pemberdayaan swasta ini merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.











