Trump & Xi Capai Kesepakatan Dagang Pertanian AS-China

Budi Santoso

Trump & Xi Capai Kesepakatan Dagang Pertanian AS-China

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping menunjukkan hubungan yang harmonis dalam pertemuan tingkat tinggi di Beijing, yang menghasilkan berbagai kesepakatan penting, terutama dalam perluasan perdagangan produk pertanian. Kementerian Perdagangan China mengumumkan akan segera mengurangi tarif, mempermudah persyaratan non-tarif, dan membuka akses pasar yang lebih luas untuk produk pertanian AS yang masuk ke Negeri Tirai Bambu. Kesepakatan ini, yang masih bersifat pendahuluan, diharapkan dapat diselesaikan secepatnya setelah kunjungan Presiden Trump ke China.

Saat ini, produk pertanian AS menghadapi tarif impor tambahan sebesar 10% di China, sebagai balasan atas kebijakan tarif resiprokal yang diterapkan Trump terhadap produk-produk China. Akibat dari perang dagang ini, data dari Departemen Pertanian AS mencatat penurunan perdagangan bilateral sebesar 65,7% secara tahunan, menjadi hanya US$8,4 miliar pada tahun 2025.

Untuk mengatasi hambatan akses pasar yang ada, China juga berjanji akan menindaklanjuti kekhawatiran AS terkait proses pendaftaran izin pabrik daging sapi dan ekspor unggas dari negara bagian AS tertentu. Komitmen ini diperkuat dengan perpanjangan izin operasional selama lima tahun kepada 425 pabrik daging sapi AS, yang sebagian besar sebelumnya terpaksa menghentikan operasinya karena izin yang telah berakhir. Selain itu, China telah menyetujui izin bagi 77 fasilitas tambahan. Menteri Pertanian AS, Brooke Rollins, juga mengumumkan bahwa akses impor daging sapi AS dari 17 negara bagian AS akan kembali dibuka.

Baca Juga :  BRI Life Bayar Klaim Rp 1,17 T, Kesehatan Bisnis Terjaga Kuat

Sebelumnya, China telah menunjukkan niat baik dengan melakukan impor produk pertanian AS dalam jumlah besar, termasuk 12 juta metrik ton kedelai. Tidak hanya kedelai, China juga telah mengimpor produk pertanian AS lainnya seperti gandum dan sorgum, menandakan adanya pemulihan dan potensi peningkatan hubungan dagang di sektor ini. Kesepakatan terbaru ini diharapkan dapat memulihkan kepercayaan dan mendorong kembali volume perdagangan pertanian antara kedua negara, memberikan keuntungan bagi petani dan produsen di Amerika Serikat serta memenuhi kebutuhan pasar China yang terus berkembang. Pertemuan ini juga dinilai sebagai langkah positif dalam meredakan ketegangan perdagangan global yang telah berlangsung lama.

Also Read

Tinggalkan komentar