Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Pangan Lampung Lewat Irigasi

Budi Santoso

Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Pangan Lampung Lewat Irigasi

PT Brantas Abipraya (Persero) berkomitmen memperkuat ketahanan pangan nasional dengan merampungkan Proyek Rehabilitasi Jaringan Utama Daerah Irigasi (D.I) Kewenangan Daerah Paket 2 di Provinsi Lampung. Proyek strategis yang berlokasi di Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat, ini didesain untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan irigasi sektor pertanian, yang merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat setempat. Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero), Dian Sovana, menegaskan bahwa rehabilitasi irigasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga untuk memperkuat pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Upaya ini sejalan dengan agenda nasional untuk mencapai swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Proyek ini mencakup rehabilitasi pada beberapa daerah irigasi krusial, yaitu D.I Rawa Kalong, D.I Way Haru Sekunyir Intake 1, D.I Way Haru Sekunyir Intake 2, dan D.I Way Samang. Dengan total panjang penanganan mencapai 14.100 meter, proyek ini akan melayani irigasi seluas 1.102,68 hektare. Dian Sovana menjelaskan bahwa rehabilitasi ini sangat penting mengingat penurunan fungsi sistem irigasi sebelumnya akibat kerusakan pada saluran dan bangunan air. Ruang lingkup pekerjaan meliputi persiapan, penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), pekerjaan saluran, pasangan, hingga rehabilitasi bangunan bagi, sadap, dan bagi sadap.

Perusahaan menekankan bahwa pembangunan ini tidak hanya berfokus pada kualitas konstruksi yang prima, tetapi juga pada manfaat langsung yang dirasakan masyarakat. Dengan distribusi air yang lebih optimal, efisien, dan merata ke lahan pertanian, hasil panen petani diharapkan meningkat signifikan. Dian Sovana menambahkan, seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan standar mutu konstruksi tertinggi, mengutamakan keselamatan kerja, ketepatan waktu penyelesaian, serta memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Hal ini memastikan bahwa infrastruktur yang dibangun dapat memberikan manfaat jangka panjang dan berkelanjutan bagi masyarakat serta ekosistem.

Baca Juga :  Prabowo Turunkan Harga Pupuk 20% di Tengah Krisis Global

Komitmen Brantas Abipraya dalam menyediakan infrastruktur sumber daya air yang andal untuk mendukung sektor pertanian terus diperkuat. Dian Sovana menyatakan, "Brantas Abipraya akan terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung pembangunan nasional melalui proyek-proyek yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat, lingkungan, dan perekonomian Indonesia." Ia menambahkan bahwa jaringan irigasi yang baik memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sektor pertanian di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya kebutuhan pangan nasional. Pembangunan infrastruktur irigasi dipandang bukan hanya sebagai pembangunan fisik semata, tetapi juga sebagai investasi dalam keberlangsungan ekonomi masyarakat dan kedaulatan pangan.

Proyek rehabilitasi irigasi ini secara langsung mendukung program prioritas pemerintah dalam sektor ketahanan pangan nasional dan sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat swasembada pangan. Infrastruktur irigasi yang optimal menjadi fondasi penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian, menjaga ketersediaan pasokan pangan, dan mendukung kesejahteraan petani. Dian Sovana optimistis bahwa proyek ini akan meningkatkan kualitas layanan irigasi di Lampung Barat, mendorong sektor pertanian menjadi lebih produktif dan berkelanjutan, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan.

Also Read

Tinggalkan komentar