
PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) melalui anak usahanya, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), secara resmi menandatangani perjanjian akuisisi proyek pengembangan gas alam dan floating liquefied natural gas (FLNG) terintegrasi pertama di Indonesia. Proyek ini merupakan inisiatif dari Genting Berhad, sebuah perusahaan energi terkemuka. Akuisisi ini dilakukan melalui dua transaksi terpisah namun saling terkait, mencakup sisi hulu dan hilir dari rantai pasok gas alam.
Pada sisi hulu, RATU akan mengakuisisi 5% hak partisipasi (participating interest) di Blok Kasuri melalui penandatanganan Farm-out Agreement (FoA) dengan Genting Oil Kasuri Pte Ltd (GOKPL). GOKPL sendiri merupakan anak usaha tidak langsung Genting yang memiliki 95% sahamnya. Blok Kasuri yang berlokasi di Provinsi Papua Barat ini telah disetujui oleh Pemerintah Republik Indonesia untuk pengembangan lapangan gas Asap, Kido, dan Merah (AKM). Lapangan AKM ini dirancang untuk memproduksi sekitar 230 mmscfd gas alam yang akan dialirkan ke fasilitas FLNG berkapasitas 1,2 mtpa selama kurang lebih 18 tahun. Model pengembangan yang terintegrasi ini mencakup fasilitas pemrosesan gas darat (onshore gas processing plant), jaringan pipa penghubung, hingga proses konversi gas menjadi LNG. Selain untuk ekspor, sekitar 102 mmscfd gas alam tambahan juga dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan domestik, yang secara signifikan akan mendukung ketahanan energi nasional.
Sementara itu, pada sisi hilir, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) akan mengakuisisi 5% saham PT Layar Nusantara Gas (PTLNG) dari Genting LNG Pte Ltd (GLNG), yang juga merupakan anak usaha tidak langsung Genting dengan kepemilikan 95%. PT Layar Nusantara Gas merupakan perusahaan yang berperan dalam pengembangan fasilitas midstream dan kapal FLNG pertama di Indonesia. Akuisisi pada sisi hilir ini ditargetkan dapat rampung pada akhir Juli 2026, setelah proses penandatanganan perjanjian pemegang saham (shareholders agreement) dan pemenuhan seluruh persyaratan yang tercantum dalam Share Sales and Purchase Agreement (SSPA).
Direktur Utama RAJA, Djauhar Maulidi, menyatakan optimismenya terhadap akuisisi ini. Ia menekankan bahwa Blok Kasuri dipandang sebagai proyek strategis yang memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada ketahanan energi nasional dan pengembangan ekosistem LNG di Indonesia. Akuisisi 5% saham ini juga menjadi langkah awal untuk membangun kemitraan strategis jangka panjang dengan Genting. Kedua belah pihak dikabarkan sedang menjajaki potensi peningkatan partisipasi lebih lanjut serta peluang kerja sama strategis lainnya di masa mendatang.
Penyelesaian akuisisi pada sisi hulu, yang melibatkan persetujuan dari SKK Migas dan pemerintah Indonesia, ditargetkan dapat rampung selambat-lambatnya pada Februari 2027. Langkah strategis ini menunjukkan komitmen PT Rukun Raharja Tbk untuk memperkuat posisinya di sektor energi nasional, khususnya dalam pengembangan infrastruktur gas alam dan teknologi FLNG yang semakin krusial untuk masa depan energi Indonesia.











