Dari MUA Gagal Menjadi Bos Salad Berkat KUR BRI

Budi Santoso

Dari MUA Gagal Menjadi Bos Salad Berkat KUR BRI

Hikma Nurul Audhliya, seorang mantan perias wajah (MUA), berhasil bangkit dari keterpurukan pasca pandemi COVID-19 dengan merintis usaha kuliner sehat, Salad Umma. Perjalanan bisnisnya naik kelas berkat pendampingan dan dukungan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI).

Pandemi yang melanda enam tahun lalu menghancurkan jadwal pernikahan Hikma, memaksanya menjual mobil dan aset lainnya untuk menutupi kerugian. Di tengah kesulitan ekonomi, Hikma mengikuti program Kartu Prakerja dan menggunakan voucher pelatihannya untuk mendalami usaha kuliner praktis. Pilihannya jatuh pada salad sayur karena dinilai ringkas, mudah, dan sesuai dengan tren gaya hidup sehat masyarakat.

Kisah Perias Wajah Banting Setir Jualan Salad, Naik Kelas Berkat KUR BRI

Dengan modal awal Rp 2,4 juta dari Kartu Prakerja, Hikma memulai usaha Salad Umma dari dapur rumahnya. Ia perlahan mengembangkan usahanya, mulai dari salad sayur hingga salad buah, dan berinovasi dengan penjualan online serta promosi media sosial. Meskipun mengalami pasang surut omzet, usaha Hikma mulai menunjukkan peningkatan setelah mendapatkan sertifikasi halal dan mengikuti bazar Jakpreneur, yang membukakan jejaring dan pesanan rutin dari instansi pemerintah.

Titik balik signifikan terjadi pada tahun 2025 ketika Hikma memberanikan diri mengajukan KUR BRI sebesar Rp 100 juta. Dana tersebut digunakan untuk mengubah area carport rumahnya menjadi outlet Salad Umma. Keberadaan outlet fisik ini meningkatkan kepercayaan konsumen dan memudahkan akses bagi pelanggan. Dampaknya luar biasa, omzet harian yang sebelumnya hanya Rp 1 juta, kini melonjak hingga Rp 2-3 juta per hari. Puncak pencapaian terjadi saat Ramadan, di mana omzet harian mencapai Rp 6 juta berkat lonjakan pesanan hampers.

Baca Juga :  XTB Jalin Kemitraan Global dengan Napoli: Dukung Edukasi Finansial Penggemar Bola

Selain meningkatkan omzet, perkembangan Salad Umma juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Hikma memberdayakan mahasiswa kewirausahaan untuk membantu di bazar, serta istri marbot masjid untuk operasional outlet. Komitmen Hikma terhadap kualitas bahan baku premium menjadi kunci kesuksesan Salad Umma, memastikan produknya selalu prima dan menjaga loyalitas pelanggan.

Kisah Perias Wajah Banting Setir Jualan Salad, Naik Kelas Berkat KUR BRI

Nicko Irawan, Mantri BRI Unit Tebet Barat, mengonfirmasi peran BRI dalam mendampingi dan memberikan pembiayaan kepada Hikma. Ia berharap Salad Umma terus berinovasi dan berkembang lebih luas. BRI sendiri terus berkomitmen memperkuat UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional melalui penyaluran KUR. Hingga kuartal I-2026, total kredit BRI mencapai Rp 1.562 triliun, dengan porsi UMKM sebesar Rp 1.211 triliun, menunjukkan fokus BRI dalam mendukung sektor riil dan ekonomi kerakyatan.

Also Read

Tinggalkan komentar