
Presiden Prabowo Subianto telah tiba di Filipina untuk menghadiri KTT ke-48 ASEAN, sebuah momentum penting bagi Indonesia dalam memperkuat hubungan regional dan membahas isu-isu strategis. Dalam kunjungan kenegaraan kali ini, Prabowo memilih untuk menggunakan mobil Maung, kendaraan produksi dalam negeri yang telah menjadi ciri khasnya dalam berbagai agenda resmi. Mobil Maung berwarna putih dengan plat nomor ‘INDONESIA 1’ ini telah disiapkan sejak pesawat kepresidenan mendarat di Benito Ebuen Airbase, Cebu, menunjukkan komitmen Indonesia terhadap produk lokal.
Setibanya di pangkalan udara, Prabowo disambut dengan upacara kenegaraan khas Filipina, lengkap dengan alunan musik tradisional dan barisan kehormatan. Menyusuri karpet merah, Prabowo langsung diarahkan menuju mobil Maung yang telah menantinya. Keputusan ini menegaskan kembali kebanggaan Prabowo terhadap mobil nasional buatan PT Pindad, sebuah BUMN pertahanan yang terus berinovasi. Prabowo kerap menekankan pentingnya penggunaan produk dalam negeri, bahkan mendorong para menteri dan kepala badan di Kabinet Merah Putih untuk turut menggunakan Maung sebagai kendaraan dinas.

Agenda pertama Prabowo di Filipina adalah menghadiri KTT BIMP-EAGA (Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area), yang dilangsungkan segera setelah kedatangannya. Pertemuan ini menjadi platform penting untuk membahas percepatan pembangunan ekonomi di kawasan timur ASEAN. Puncak KTT ASEAN yang sebenarnya akan diikuti Prabowo pada hari berikutnya, bersama para pemimpin negara ASEAN lainnya.
Isu ketahanan energi menjadi salah satu topik utama yang akan dibahas dalam KTT ASEAN, mengingat dinamika geopolitik global yang terus berubah. Para pemimpin negara ASEAN diharapkan dapat merumuskan strategi bersama untuk menjaga pasokan energi yang stabil dan berkelanjutan di tengah ketidakpastian global. Selain itu, Prabowo juga dijadwalkan untuk memperkuat kerja sama antarnegara ASEAN dalam menghadapi berbagai tantangan global. Pertemuan ini menjadi ajang krusial untuk meningkatkan soliditas kawasan dalam menjaga stabilitas regional, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta memperdalam kerja sama strategis di berbagai sektor yang vital bagi kemajuan bersama. Komitmen Indonesia untuk berperan aktif dalam menjaga perdamaian dan kemakmuran di kawasan ASEAN terlihat jelas melalui kehadiran dan partisipasi aktif Presiden Prabowo Subianto dalam KTT ini, yang didukung oleh penggunaan kendaraan nasional yang membanggakan.











