
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) bersama Kementerian Pekerjaan Umum menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan melalui proyek Sekolah Rakyat di Brebes. Proyek strategis ini merupakan bagian integral dari kontribusi perusahaan terhadap agenda pembangunan nasional dan program Asta Cita yang digagas oleh pemerintah. Direktur Utama PT WIKA, Agung Budi Waskito, menekankan bahwa peningkatan progres pembangunan yang terus membaik merupakan hasil sinergi yang solid antara pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta penerapan inovasi berkelanjutan selama pelaksanaan proyek. Upaya ini secara fundamental bertujuan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia dengan memastikan penyediaan akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
Agung Budi Waskito menyatakan, "WIKA terus berupaya mendorong percepatan pembangunan melalui optimalisasi metode kerja yang canggih dan penguatan sumber daya manusia yang kompeten. Proyek Sekolah Rakyat ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga merupakan manifestasi dari upaya bersama untuk mendukung agenda strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional secara keseluruhan." Pernyataan ini disampaikan dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Kamis, 7 Mei 2026.
Berdasarkan data per tanggal 3 Mei 2026, progres fisik pembangunan proyek Sekolah Rakyat Brebes tercatat telah mencapai 7,44%. Capaian ini menunjukkan fokus utama pada pekerjaan struktur yang telah mencapai 8,37%, sementara pekerjaan kawasan mencatat progres sebesar 1,36%. Tren positif ini terlihat jelas dalam deviasi terhadap rencana kumulatif (kurva S) yang terus menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan dengan minggu-minggu sebelumnya, sebuah indikasi kuat atas efektivitas percepatan yang telah diimplementasikan di lapangan.
Dalam upaya menjaga dan mempercepat laju pembangunan, PT WIKA secara proaktif mengoptimalkan berbagai strategi konstruksi. Salah satu inovasi yang diterapkan adalah penggunaan struktur baja dan plat lantai Hollow Core Slab (HCS). Penggunaan material dan metode ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi waktu pelaksanaan proyek secara drastis, memungkinkan penyelesaian tahapan-tahapan krusial dengan lebih cepat.
Selain itu, dukungan terhadap sumber daya di lapangan juga terus diperkuat secara masif. Hal ini diwujudkan melalui penambahan armada alat angkat dan alat berat yang lebih modern, serta peningkatan kapasitas tenaga kerja yang terlibat. Saat ini, jumlah tenaga kerja yang didedikasikan untuk proyek ini telah mencapai 1.400 orang, yang bekerja dalam dua shift untuk memaksimalkan waktu pelaksanaan proyek. Upaya optimalisasi waktu kerja ini juga diimbangi dengan pengaturan jam kerja yang cermat dan terstruktur untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan dapat berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan yang berarti.
Melalui serangkaian upaya percepatan pembangunan yang komprehensif dan terintegrasi ini, PT WIKA optimis bahwa pembangunan Sekolah Rakyat Brebes akan dapat diselesaikan sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan. Dengan selesainya proyek ini, diharapkan sarana pendidikan yang representatif dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat Brebes dan sekitarnya, yang pada gilirannya akan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan serta pengembangan sumber daya manusia Indonesia secara berkelanjutan.











