
Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division mengumumkan penutupan sementara Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area KM 21 Ruas Tol Jagorawi. Penutupan ini diberlakukan karena adanya pekerjaan pemeliharaan rekonstruksi yang signifikan pada areal SPBU tersebut. Pekerjaan yang diperkirakan akan memakan waktu cukup lama ini dijadwalkan baru akan rampung pada tanggal 24 Mei 2026. Hal ini berarti SPBU di rest area KM 21 baru dapat kembali beroperasi dan dibuka untuk melayani pengguna jalan setelah tanggal tersebut.
Meskipun SPBU mengalami penutupan, Jasa Marga memastikan bahwa fasilitas lain yang tersedia di TIP KM 21 tetap beroperasi secara normal. Fasilitas tersebut meliputi masjid untuk kebutuhan ibadah, toilet umum yang memadai, area parkir yang aman, serta tenant makanan dan minuman yang siap melayani kebutuhan kuliner para pengguna jalan. Pengoperasian fasilitas-fasilitas lain ini diatur sedemikian rupa untuk menjaga kenyamanan dan kelancaran aktivitas pengguna jalan selama berada di lokasi.
Dalam keterangan tertulis yang disampaikan oleh SM Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Alvin Andituahta Singarimbun, pada Rabu (6/5/2026), disebutkan bahwa Jasa Marga bersama dengan pengelola rest area telah melakukan pengaturan khusus pada area kerja proyek. Pengaturan ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan agar tetap dapat beraktivitas dengan baik meskipun ada pekerjaan konstruksi yang sedang berlangsung. Pengguna jalan yang menuju arah Jakarta sangat diimbau untuk mengantisipasi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) mereka sebelum memulai perjalanan. Alternatif lain yang disediakan adalah memanfaatkan fasilitas SPBU yang masih beroperasi di TIP KM 38 Ruas Tol Jagorawi.
Jasa Marga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat penyesuaian operasional SPBU ini. Mereka juga secara tegas mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati saat melintasi area pekerjaan, mematuhi arahan dari petugas di lapangan, serta mengikuti rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang di sekitar lokasi proyek. Keselamatan dan kelancaran perjalanan pengguna jalan menjadi prioritas utama Jasa Marga dalam menghadapi situasi ini. Penutupan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kualitas dan keamanan fasilitas SPBU di masa mendatang setelah rekonstruksi selesai.











