May Day 2026: SDM Kunci Kemajuan Perusahaan di Era AI

Budi Santoso

May Day 2026: SDM Kunci Kemajuan Perusahaan di Era AI

Presiden Prabowo Subianto menghadiri perayaan Hari Buruh Internasional 2026 di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Acara yang mengusung tema "Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja" ini menekankan peran krusial sumber daya manusia (SDM) di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI). Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menegaskan bahwa SDM tetap menjadi penentu kemajuan perusahaan, bahkan ketika AI semakin mendominasi lanskap ekonomi.

Peringatan May Day 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan industrial yang harmonis dan produktif antara pekerja dan pengusaha. Anindya menekankan bahwa pekerja adalah mitra strategis, dan kemajuan perusahaan tidak mungkin tercapai tanpa kontribusi SDM yang unggul, produktif, dan adaptif terhadap perubahan. Kadin memandang pekerja sebagai bagian utama dari SDM yang memiliki peran sentral dalam menciptakan nilai tambah dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, Kadin secara konsisten menggunakan istilah "pekerja" dibandingkan "buruh", karena istilah "buruh" memiliki konotasi historis yang lekat dengan praktik eksploitasi di masa lalu, berbeda dengan pendekatan modern yang menempatkan pekerja sebagai mitra dalam ekosistem usaha.

Kadin menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah yang disampaikan Presiden Prabowo dalam pidato May Day 2026. Kebijakan tersebut mencakup peningkatan upah minimum, perlindungan sosial, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan pelatihan vokasi. Program-program seperti bantuan subsidi upah, insentif pajak, pembangunan rumah bagi pekerja, serta perluasan jaminan sosial ketenagakerjaan dinilai sebagai langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja. Selain itu, penciptaan lapangan kerja melalui investasi dan program hilirisasi industri menjadi fondasi penting dalam menyerap tenaga kerja nasional, termasuk generasi muda dan pencari kerja baru.

Baca Juga :  Indonesia: Peluang Investasi Hulu Migas Menggiurkan di Pasar Global

Sebagai mitra strategis pemerintah, Kadin mendorong dunia usaha untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pekerja. Hal ini dapat dicapai melalui peningkatan produktivitas, pengembangan keterampilan, dan adopsi teknologi. Anindya menegaskan bahwa kesejahteraan pekerja dan keberlanjutan usaha adalah dua sisi yang tidak terpisahkan. Ketika perusahaan tumbuh, pekerja akan ikut sejahtera. Sebaliknya, ketika pekerja produktif, perusahaan akan semakin kuat.

Peringatan May Day 2026 berlangsung aman, dan Kadin berharap iklim usaha tetap kondusif, investasi terus tumbuh, dan lapangan kerja semakin terbuka. Kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja menjadi kunci untuk mewujudkan kemajuan industri dan kesejahteraan pekerja di masa depan.

Also Read

Tinggalkan komentar