
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membuka peluang besar bagi masyarakat yang ingin berkarir di sektor perikanan. Mulai Mei mendatang, KKP akan merekrut sekitar 20 ribu Awak Kapal Perikanan (AKP) untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia dalam program modernisasi 1.582 unit kapal perikanan. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Lotharia Latif, menyatakan bahwa kebutuhan ini krusial untuk mengoperasionalkan kapal-kapal baru tersebut, yang diperkirakan akan berdampak langsung pada pelibatan lebih dari 500 ribu tenaga kerja dalam ekosistem perikanan.
Rincian kebutuhan AKP mencakup berbagai jenis kapal. Untuk 1.000 unit kapal berukuran 30 GT, dibutuhkan sekitar 10.000 AKP. Sementara itu, 557 unit kapal berukuran 200 GT memerlukan 9.649 AKP, dan 625 orang dibutuhkan untuk mengawaki 500 unit kapal berukuran 500 GT. Program rekrutmen ini akan berlangsung selama periode 2026-2028. Posisi yang dibuka sangat beragam, mulai dari nahkoda, kepala kamar mesin, mualim, masinis, fishing master, hingga anak buah kapal (ABK). Secara spesifik, dibutuhkan 1.582 nahkoda, 1.582 kepala kamar mesin, 2.771 mualim, 2.164 masinis, 577 fishing master, dan sekitar 11.418 ABK, dengan total kebutuhan mencapai 20.094 AKP.
KKP menekankan bahwa proses rekrutmen ini akan bebas dari calo. Sosialisasi intensif mengenai cara pendaftaran akan dilakukan untuk mencegah peserta tergiur iming-iming oknum yang menawarkan kelulusan. Lotharia Latif mengingatkan seluruh pelamar untuk waspada terhadap modus penipuan yang kerap mencatut nama pejabat KKP. Pelamar dihimbau untuk mendaftar langsung melalui aplikasi atau website resmi KKP di https://elaut-bppsdm.kkp.go.id/akp/.
Calon potensial AKP dapat berasal dari Taruna atau Alumni Satuan Pendidikan KKP, AKP Profesional bersertifikat, maupun siswa atau alumni dari Satuan Pendidikan Tinggi atau Menengah non-KKP. KKP juga membuka kesempatan bagi AKP profesional yang belum bersertifikat dan masyarakat setempat di sekitar lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Bagi AKP profesional yang belum memiliki sertifikat, akan disediakan pelatihan sesuai kompetensi.
Pendaftaran dibuka mulai 4 Mei hingga 4 Juni. Setelah pendaftaran, peserta akan mengikuti serangkaian seleksi dan asesmen, meliputi tes kesehatan, wawancara, dan psikologi. Peserta yang lolos akan mendapatkan pengembangan dan kompetensi, termasuk pelatihan teknis, sertifikasi, dan pembekalan bela negara.
Jadwal rekrutmen AKP adalah sebagai berikut:
- Sosialisasi dan launching: 27 April – 2 Mei
- Pendaftaran: 4 Mei – 4 Juni
- Pengumuman tahap I: 12 Juni
- Masa singgah: 13 – 19 Juli
- Pengumuman akhir tahap I: 26 Juni
- Seleksi dan asesmen: 3 – 17 Juli
- Pengumuman akhir tahap I: 27 Juli
- Pelatihan & sertifikasi: 3 Agustus – 30 Oktober
- Penempatan: 1 November – 23 Desember











