Bursa Efek Indonesia (BEI) mengidentifikasi pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin (18/5) sebagai akibat dari akumulasi sentimen negatif global yang terjadi saat pasar
Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mengambil langkah strategis untuk melindungi para pelaku UMKM dari lonjakan biaya administrasi, komisi, dan iklan yang terus meningkat
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pelemahan nilai tukar rupiah saat ini jauh berbeda dengan kondisi krisis moneter tahun 1998. Ia menegaskan bahwa fondasi ekonomi
Rupiah kembali mengalami pelemahan signifikan, menembus level Rp 17.600 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan ini tidak hanya dipicu oleh faktor eksternal yang memburuk, tetapi
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terus menunjukkan penguatan signifikan terhadap rupiah. Berdasarkan data Bloomberg pada Senin (18/5/2026) pukul 09.10 WIB, dolar AS diperdagangkan di