BTN Salurkan KPR 6 Juta Unit untuk Masyarakat Desil 3

Budi Santoso

BTN Salurkan KPR 6 Juta Unit untuk Masyarakat Desil 3

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) telah berhasil menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk 6 juta unit rumah bagi masyarakat kelompok desil 3 di seluruh Indonesia. Angka ini mencerminkan komitmen BTN dalam menyediakan akses kepemilikan hunian yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menyampaikan hal ini dalam acara Jogja Financial Festival 2026 di Yogyakarta pada Minggu (24/5/2026).

Menurut Nixon, KPR subsidi yang disalurkan BTN secara spesifik ditargetkan untuk membantu MBR pada desil 3 ke atas. "Kalau untuk (nasabah kategori) desil 3, (jumlah pembiayaan) KPR subsidi di BTN ada 6 juta rumah dari awal program," jelasnya. Konteks desil 3 dalam program bantuan pemerintah merujuk pada kelompok masyarakat yang berada di kategori "hampir miskin".

Nixon lebih lanjut menjelaskan bahwa terdapat 10 desil masyarakat berdasarkan tingkat ekonominya. "Ada 10 desil (kelompok masyarakat berdasarkan ekonomi), maka bisa dibilang yang paling sulit (mendapatkan bantuan kredit perumahan) tinggal desil 1-2, sedangkan desil 3-8 diintervensi KPR," terangnya. Hal ini menunjukkan bahwa program KPR BTN memainkan peran krusial dalam menjangkau segmen masyarakat yang secara ekonomi berada di atas kelompok paling rentan namun masih membutuhkan dukungan untuk memiliki rumah.

Bagi masyarakat yang berada di desil 1 dan 2, yang masih belum mampu mengakses kredit perbankan untuk mendapatkan hunian yang layak, pemerintah menyediakan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Program BSPS tahun 2026 ini direncanakan menyasar 400 ribu rumah tangga di seluruh Indonesia, dengan alokasi dana sebesar Rp20-25 juta untuk setiap penerima. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi masyarakat paling membutuhkan untuk membangun atau memperbaiki rumah mereka.

Baca Juga :  Menkeu Purbaya Optimis Ekonomi Tumbuh 5,5% Meski Diterpa Isu Negatif

Dalam upaya terus menerus meningkatkan akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap pembiayaan rumah, pemerintah saat ini juga sedang mengkaji kemungkinan skema tenor KPR yang diperpanjang hingga 40 tahun. Perpanjangan tenor ini diharapkan dapat meringankan beban cicilan bulanan, sehingga lebih terjangkau bagi MBR dan memungkinkan lebih banyak masyarakat untuk memiliki rumah impian mereka. BTN, sebagai salah satu bank terkemuka dalam penyaluran KPR, akan terus berinovasi dan berkolaborasi dengan pemerintah untuk mewujudkan program-program kerakyatan ini.

Selain fokus pada pembiayaan perumahan, BTN juga terus mengembangkan inovasi di sektor lain. Dalam sebuah kesempatan terpisah pada Senin (11/5/2026) di Menara 2 BTN, Jakarta, Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu turut hadir dalam penandatanganan MoU layanan keuangan digital pariwisata. Kolaborasi antara BTN dan PT Mitra Kasih Perkasa (MKP) ini bertujuan untuk membangun standar baru ekosistem pariwisata digital di Bali, melalui integrasi sistem ticketing dan layanan keuangan digital. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para wisatawan serta mendukung perkembangan sektor pariwisata digital di Indonesia.

Also Read

Tinggalkan komentar