Curug Cina – Surga Air Terjun Tersembunyi di Subang Jawa Barat

Sumber : Google Image

Buat anda yang suka banget traveling apalagi hunting ke tempat-tempat baru yang masih alami dan jarang banget terjamah orang, cocok banget nih untuk mencoba Curug atau Air terjun yang berada di Desa Curugagung, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Jawa Barat ini. Yap! Namanya adalah Curug Cina. Bukan rasis atau gimana ya, Namun pada zaman dahulu kala ada konon katanya ada seorang pemburu berdarah Tionghoa yang melakukan perburuan dan mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia di sekitar lokasi Curug Cina. Sejauh yang diketahui, inilah asal mula penamaan Curug Cina. Sementara itu nama sebenarnya air terjun ini sebelum adanya kejadian pemburu tersebut masih belum diketahui.

Sumber : Google Image

Curug Cina merupakan air terjun permanen, karena pada musim kemarau pun Curug ini masih memiliki debit air yang tinggi. Aliran Curug Cina berwarna jernih, namun, setelah kembali masuk ke sistem sungai, alirannya akan sedikit keruh. Hal ini dipengaruhi oleh kandungan belerang di mata air yang berada di dekat kolam paling bawah. Diperkirakan asal kandungan belerang ini masih berasal dari Gunung Tangkuban Parahu yang menjadi pembatas antara Bandung dan Subang. Batuan di dekat Curug Cina masih banyak yang berupa bongkahan. Artinya, batuan tersebut diperkirakan berasal dari runtuhan dinding di sekitar Curug Cina.

Pembukaan Curug Cina sebagai objek wisata memang masih dilakukan secara swadaya oleh warga sekitar. Hal ini dilakukan pada tahun 2014. Namun pada sekitar awal tahun 2016, nama Curug Cina kini mulai dikenal masyarakat dan menjadi salah satu tujuan wisata yang sedang Hits di Instagram. Berdasarkan informasi dari warga setempat, wisatawan yang datang ke Curug Cina tidak hanya berasal dari Subang, Jakarta, Bandung, dan Purwakarta saja, tetapi juga wisatawan dari Cirebon, Indramayu, bahkan dari wisatawan Mancanegara pun ada yang pernah menjamah Curug ini. Namun jarang sekali orang mengunjungi Curug ini dikarenakan tempatnya yang Jauh dari perkampungan warga & benar benar masih hutan liar.

Untuk anda yang ingin mengunjungi Curug Cina ini dan berasal dari Bandung, arahkan kendaraan menuju Jalancagak melewati Lembang – Tangkubanprahu – Ciater, kemudian masuk ke pertigaan menuju Purwakarta dan Jalancagak. Saat sampai di Jalancagak, ambil jalur menuju Purwakarta. Lokasi pertigaan ini berada sebelum pasar dan pertigaan Jalancagak ditandai dengan adanya Tugu Nanas. Setelah itu anda masuk ke pedesaan yang bernama Desa Bunihayu. Setelah itu belokan kendaraan anda ke arah Purwakarta, patokannya adalah SMAN 1 Jalancagak di sisi kiri jalan. Tepat di seberang SMAN 1 Jalancagak akan ditemui jalan kecil dan ada pangkalan ojek. Ikuti jalan utama.

Advertisement

Bila jalur yang dipilih melalui Kampung Batukapur, maka, setelah belok menuju arah Purwakarta, terus ikuti jalan raya hingga mendekati pusat Kecamatan Sagalaherang. Tepat di ujung jalan yang akan sedikit menikung ke kiri, di sisi kanan jalan akan ditemui papan penunjuk arah menuju objek wisata Batu Kapur. Ambil jalan menuju objek wisata Batu Kapur. Jalan yang melalui Kampung Batukapur akan sedikit rusak ketika sudah keluar dari area permukiman yang pertama dilewati.

Setelah keluar dari area pemukiman, area persawahan akan menjadi pemandangan utama di sisi kanan dan kiri jalan. Setelah area sawah habis, jalan akan mulai memasuki area perkebunan. Di area inilah jalan akan terus menurun dengan kondisi yang cukup buruk. Aspal berlubang akan digantikan dengan batu yang akan licin ketika hujan. Setelah turunan panjang, jalan akan bertemu dengan jembatan yang cukup besar. Setelah jembatan, jalan akan kembali menanjak. Jalur setelah jembatan sudah termasuk ke dalam wilayah Desa Curugagung. Jalan masuk menuju objek wisata Batu Kapur berada tidak jauh dari tanjakan setelah jembatan. Jalur menuju objek wisata Batu Kapur masih harus menanjak bukit.

Jika datang dari arah Purwakarta, patokan pertama yaitu Situ Wanayasa. Setelah tiba di Situ Wanayasa, arahkan kendaraan menuju jalan raya utama menuju Kecamatan Serangpanjang kemudian Kecamatan Sagalaherang. Jika dari arah Purwakarta, jalan masuk menuju Desa Curugagung adalah yang melalui Kampung Batukapur.

Patokan akhir dari semua jalur adalah Lapangan Sepak Bola. Kendaraan dapat diparkirkan di sekitar lapangan dan bisa juga di warung sebelum memasuki jalur tracking. Biasanya pengunjung membayar seikhlasnya kepada warga yang menjaga kendaraan. Perjalanan berikutnya ditempuh dengan berjalan kaki.

Perjalanan dimulai. Anda harus melewati tanjakan yang cukup melelahkan hingga memasuki perkebunan. Tepat setelah memasuki perkebunan, akan ditemukan petunjuk arah menuju lokasi. Dari sini, jalan akan sedikit menanjak. Jalur tracking ini adalah jalan setapak tanah yang akan menuntun anda kedalam hutan. Jika hujan akan sedikit licin. Kondisi jalur cukup lebar meskipun berada di pinggir jurang.

Sepanjang  perjalanan, pemandangan akan didominasi oleh area kebun sawah tepat di bawah jalur dimana anda berpijak. Tidak ada penunjuk arah menuju Curug Cina di sepanjang jalur menuju Curug Cina. Cukup ikuti jalur jalan setapak yang sudah sangat jelas hingga menemukan aliran irigasi di sisi kanan jalur setapak.

Tepat di sisi kiri ketika sudah menemukan aliran air, anda akan menemukan jalan yang menurun. Ikuti jalan setapak menuju ke arah bawah. Total lama perjalanan dan jarak dari lapangan sepakbola menuju areal Curug Cina kurang lebih 30 menit hingga 1 jam dengan medan yang cukup menantang namun memanjakan mata disepanjang perjalanan karena are sekitar Curug masih cukup asri dan jarang terjamah manusia.

Setelah memakan waktu hampir satu jam, pengunjung sudah dapat melihat Curug Cina dengan jelas. Namun jika ingin lebih jelas lagi, pengunjung dapat memanjat batuan di sekitarnya. Memanjat batuan untuk tiba di tingkatan pertama Curug Cina tidaklah mudah, terlebih jika musim hujan. Tidak direkomendasikan bagi pengunjung untuk memanjat batuan menuju tingkatan pertama Curug Cina.

Sumber : Google Image

Bermainlah secara aman disana dan jangan mengorbankan nyawa hanya demi Feeds Instagram. Karena keluarga menunggu kepulanganmu dengan selamat dirumah. Semoga artikel ini bermanfaat dan menjadi referensi liburanmu weekend ini. Amin… 🙂